7 Pertanyaan yang Bisa Membantumu Bikin Plot yang Lebih Baik

7 Pertanyaan yang Bisa Membantumu Bikin Plot yang Lebih Baik-Plot memiliki peran penting dalam pembuatan naksah cerita kamu. Jika plotnya bagus, maka kemungkinan besar ceritamu juga makin rapi dan berkualitas. Oleh karena itu, pastikan kamu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini saat membuat plot ya!

Apa Itu Plot Cerita?

Plot cerita merupakan urutan dari peristiwa-peristiwa dalam cerita, yang mana peristiwa-peristiwa ini akan menjadi sebab-akibat yang akan membentuk cerita kamu secara utuh.

Setiap akan membuat cerita, sebaiknya rencanakanah dulu plot  secara matang. Plot yang matang, akan membuat cerita kamu makin berkualitas.

Kompasiana

Baca Juga: 7 Tips Lolos Kirim Naskah Novel ke Penerbit, Pasti Works 100%

7 Pertanyaan yang Bisa Membantumu Bikin Plot yang Lebih Baik

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa membuat plot kamu jadi lebih baik!

1. Apa yang diinginkan karakter yang kamu bikin versus apa yang karakter butuhkan?

Ketegangan antara keinginan dan kebutuhan selalu bikin cerita lebih dinamis. Pertanyaan ini juga bakal ngebantu kamu buat nentuin tujuan yang ingin diraih si tokoh. Misal, karakter Budi Solasido bertekad jadi musisi ternama. Jadi, plotnya gak akan jauh-jauh dari apa yang dibutuhkan Budi untuk mencapai tujuan itu.

2. Mengapa karakter yang kamu bikin akhirnya melakukan apa yang mereka lakukan sekarang?

Karakter dalam cerita tidak bisa 'ujug-ujug' melakukan sesuatu. Harus ada motivasi di belakangnya. Jika karakter Budi akan diceritakan berjuang menjadi musisi, ya, sebagai penulis kita juga harus menyiapkan sederet alasan mengapa Budi akhirnya mengambil pilihan itu.

3. Apa hal terburuk yang bisa terjadi saat ini pada karaktermu?

Risiko adalah pemicu ketegangan dalam cerita. Semakin genting risiko yang dihadapi karakter, semakin dinamis pula plotnya. Jadi, kalau kamu bisa menemukan banyak poin tentang urgensi Budi dan kenapa ia harus banget jadi musisi ternama, ceritamu akan lebih menarik.

4. Apa asumsimu tentang masalah yang coba pecahkan oleh karakter?

Buat beberapa opsi tentang tindakan yang dilakukan oleh karaktermu beserta asumsi terhadapnya. Apakah dengan diberi satu rintangan ini, karaktermu akan berhasil? Apakah pandangan Budi akhirnya goyah setelah melalui rintangan yang lebih berbahaya?

5. Apakah ini masuk akal?

Pertanyaan ini terlihat sepele, tapi punya dampak yang besar lho! Karena dari pertanyaan inilah, kita terpacu untuk mengecek hubungan sebab-akibat dalam cerita.

Dari pertanyaan ini, kita jadi lebih mudah mendeteksi kebetulan yang janggal, pengembangan plot yang tidak didukung oleh cerita sebelumnya, atau karakter yang bertindak dengan cara yang tidak konsisten. Jika tidak masuk akal, ubah atau singkirkan ya!

6. Apakah protagonis memecahkan masalah mereka sendiri atau bergantung pada orang lain ?

Ini penting untuk menentukan klimaks cerita. Protagonis emang menonjol karena punya porsi besar. Tetapi walau mereka pintar dan berani, membuat mereka manusiawi juga penting. Buatlah klimaks seolah-olah tindakan protagonis kurang tepat dan hampir tidak ada harapan.

7. Apakah semuanya menjadi terlalu rumit?

Sebagai penulis, kadang kita terlalu terobsesi untuk memasukkan ide-ide baru ke dalam cerita. Efeknya, jalan cerita bisa jadi sangat berbelit-belit atau bahkan melenceng dari tujuan utama si karakter. Jadi, eliminasi yang gak perlu dan tambahkan hanya sesuatu yang emang dibutuhkan dalam plot.

Baca Juga: 8 Tips Menulis Ala Ika Natassa, Penulis Wajib Tahu!

Itulah 7 pertanyaan yang harus kamu jawab jika ingin membuat plot dengan lebih baik. Kamu bisa mulai mempublikasikan karya kamu secara bebas di Cabaca loh! Bahkan, kamu juga bisa mengajukan monetisasi secara mandiri di Aplikasi Cabaca menggunakan Fitur Karya.

Caranya juga sangat mudah! Kamu tinggal masuk di aplikasi Cabaca lalu klik tombol plus (+) di bagian pojok kanan bawah, dan kamu sudah bisa mulai menulis deh!

Baca novel Indonesia di Cabaca