Cabaca merupakan aplikasi baca dan penerbitan digital di Indonesia. Konsepnya agak berbeda dengan beberapa platform digital yang banyak bermunculan belakangan. Kalau kebanyakan platform memungkinkan pengguna secara bebas mengunggah kontennya, di Cabaca tidak demikian. Salah satu yang menjadikannya berbeda adalah adanya kurasi atau seleksi terhadap naskah serta proses penyuntingan pada setiap cerita yang ditawarkannya. Ibaratnya, satu karya di Cabaca sudah pasti diperhatikan dari hulu ke hilirnya.

Mungkin bagi sebagian orang, sistem ini tidak menguntungkan bagi mereka, tetapi bagi pembaca, sistem ini dapat diterima, terutama bagi pembaca yang benar-benar menginginkan bacaan yang terkurasi. Sebenarnya sistem ini juga dapat dimanfaatkan oleh penulis sebab di Cabaca, setiap karya yang masuk dan diseleksi, akan diberi review atau masukan oleh tim redaksi. Dengan begitu, penulis bisa selalu upgrade pengetahuan dan tahu bagaimana harus merevisi karyanya.

Sebenarnya ada banyak cara menjadi penulis resmi di Cabaca. Salah satunya adalah dengan mengikuti lomba menulis yang diadakan oleh Cabaca atau biasa disebut dengan Kontes Cerita Cabaca. Dengan ikut lomba, penulis sudah pasti dapat tantangan sekaligus pembuktian, syukur-syukur kalau bisa menang dan bawa pulang hadiah. Melalui kontes cerita, pembaca pun bisa bertindak sebagai tim redaksi bahkan juri yang turut menentukan peluang menjadi penulis resmi Cabaca.

Selain dengan Kontes Cerita Cabaca, ada cara lain yang dapat ditempuh untuk jadi penulis resmi Cabaca, yakni dengan seleksi reguler. Apa maksudnya? Jadi, siapa pun yang punya karya tidak harus menunggu event dari Cabaca untuk bisa kirim naskah ke Cabaca. Caranya adalah dengan punya akun di Cabaca, lalu buka profil akun Cabacanya, pilih Karya, daftarkan, dan isi formulirnya di sana. Berikut ini merupakan beberapa hal yang paling sering ditanyakan seputar kirim naskah ke Cabaca.

Baca Juga: 7 Alasan Kenapa Harus Baca Kumpulan Artikel Moving Cursor dari Winna Efendi

Kalau kirim naskah, format file-nya apa?

Pakai format umum saja: Microsoft Word, margin default, font yang standar-lah (bisa Times New Roman 12 atau Arial 11), spasi 1,5. Pada dasarnya format ini tidak berpengaruh banyak ke penerbitan digital.

Apakah ada minimal karakter atau kata tiap babnya?

Tidak ada ketentuan khusus sih, sebenarnya, tetapi biasanya satu bab yang berisi 2000-3000 kata lebih disukai. Alasannya, scrolling konten terasa lebih nyaman dengan panjang sedemikian.

Apakah panjang bab mempengaruhi penilaian naskah?

Tidak berpengaruh banyak. Kalaupun panjang dan bagus, bisa didikusikan kemudian hari dengan editor masing-masing untuk dipotong dengan cantik. Yang jadi masalah adalah banyak naskah masuk per babnya amat panjang, tetapi memiliki banyak adegan yang kurang perlu, tidak bersentuhan langsung dengan plot, dan sebagainya sehingga berpotensi bikin pembaca bosan.

Apakah ada jumlah minimal dan maksimal bab di Cabaca?

Cabaca mensyaratkan adanya minimal bab, yakni sejumlah 12 bab. Dengan jumlah tersebut, jika terbit setiap minggu di Cabaca, maka naskah akan bisa tamat paling tidak dalam waktu 3 bulan. Tidak ada batasan maksmal bab di Cabaca atau jumlah maksimalnya terserah penulis. Diperbolehkan menulis dengan jumlah bab sebanyak-banyaknya, dengan catatan rancangan plotnya mengharuskan demikian.

Apakah wajib menuliskan sinopsis saat kirim naskah?

Jelas! Sinopsis adalah cara menyampaikan keseluruhan cerita kepada tim redaksi agar plot yang telah dirancang dapat dinilai dan diberi masukan. Sinopsis berbeda dengan blurb (bagian belakang sampul buku yang biasanya digunakan untuk promosi). Sinopsis harus menjabarkan kejadian demi kejadian yang dialami karakter sampai dengan ending. Masalah sinopsis ini sudah pernah dibahas di buku Catatan Hati Seorang Editor di Cabaca ya! Selain sinopsis, biasanya beberapa editor juga menyarankan untuk mengirimkan outline, terutama ketika naskah dinyatakan telah diterima.

Baca Juga: Cara Membuat Sinopsis Novel untuk Tim Redaksi

Mengapa wajib mengunggah bab 1-3?

Bab 1-3 dari naskahmu akan dijadikan bahan penilaian oleh tim redaksi untuk melihat apakah naskahmu sudah cukup menarik dan mampu menjadi magnet bagi pembaca. Kalau sering mampir ke Cabaca, pasti tahu deh alasannya. Di Cabaca bab 1-3 nya gratis kan? Nah, kalau dari bab 1-3-nya saja sudah tidak menyenangkan, bagaimana mungkin pembaca akan baca bab selanjutnya?

Apakah harus naskah yang sudah tamat atau boleh mengajukan naskah yang belum selesai?

Tidak wajib mengirimkan naskah yang sudah tamat. Itulah mengapa diperkenankan mengirimkan naskah yang terdiri dari bab 1-3 saja. Namun, perlu diketahui, tetap harus melampirkan sinopsis lengkap. Bahkan biasanya editor ‘memberi tugas’ untuk mengirimkan outline, khusus untuk yang naskahnya masih on going dan sudah dapat email pemberitahuan diterima. Tujuannya agar penulis tidak kehilangan arah saat menulis dan kejar-kejaran deadline di Cabaca, apalagi sampai hiatus dan mandek di tengah jalan :”

Naskah dengan genre apa saja yang diterima Cabaca?

Hayooo, udah pernah buka Cabaca belum? Coba cek genre apa saja yang udah pernah diakomodasi dalam novel-novel yang ada di Cabaca ya. Oya, termasuk juga latar tempat dan waktunya tergambar jelas pada setiap novelnya. Masa belum pernah baca, udah coba-coba kirim naskah? Kan kayak orang ngajak nikah, tapi belum pernah kenalan #eh

Baca Juga: 6 Novel Islami di Cabaca yang Cocok Jadi Teman Ngabuburit!

Kriteria naskah yang diterima Cabaca yang seperti apa sih?

Sepertinya ini bakal jadi pembahasan yang panjang ya. Gimana kalau dijawab dalam tulisan terpisah? Kalau melihat dari yang sudah-sudah, biasanya naskah yang diterima adalah yang: 1. punya ide cerita menarik, 2. premis jelas, 3. sinopsis tergambar dengan baik, 4. eksekusi (dalam hal ini narasi dan pengadeganan) baik, serta 5. diutamakan yang langsung masuk pada plot dan bikin gereget sejak dari bab pertamanya. Pusing gak?

Apakah akan dapat email konfirmasi naskah telah diterima?

Dapat, biasanya berupa email otomatis. Saat ini sedang diupayakan supaya sistemnya berjalan dengan baik sehingga akan langsung dapat email begitu selesai mengisi formulir di Cabaca. Pastikan tidak salah menulis alamat email-nya ya!

Berapa lama waktu yang dibutuhkan sampai mendapat emailberupa review naskah dari tim redaksi?

Tergantung antrean naskah masuk, biasanya 3-5 bulan dari tanggal dikirimkannya naskah. Durasi ini relatif lebih cepat ketimbang durasi antrean naskah masuk di penerbitan mayor pada umumnya yang membutuhkan waktu 6-12 bulan, bahkan lebih. Biasanya kalau sedang ada Kontes Cerita Cabaca, antrean baca naskah masuk otomatis tertunda karena tim redaksi juga harus konsentrasi melakukan penjurian. Tetapi apabila dalam jangka waktu 6 bulan tidak ada kabar dari Cabaca, penulis dipersilakan mengirimkan naskahnya kepada pihak lain atau memberi konfirmasi pencabutan naskah melalui email maupun media sosial Cabaca.

Setiap naskah masuk, baik yang diterima maupun belum diterima, akan dapat email review?

Betul, diterima atau belum, semuanya tetap dapat email berisi review oleh tim redaksi. SATU PER SATU! Doakan tim redaksi sehat selalu ya. Sebaiknya, teman-teman penulis juga banyak bersabar :)

Kalau sudah kirim naskah dan masih nunggu review, sebaiknya ngapain?

Nulis naskah baru lagi, mungkin? Atau banyakin baca novel gratis di Cabaca, hehehe.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Kerang Gratis di Cabaca

Bolehkah kirim naskah dari yang sudah pernah ditulis di blog atau di platform menulis bebas (yang tidak terikat kontrak)?

Boleh, dengan syarat dapat dipertanggungjawabkan secara hukum nantinya. Artinya, naskah tersebut memang benar-benar ditulis sendiri, pada akun milik sendiri, bukan plagiat, dan tidak melanggar hak cipta penulis lain. Apalagi, nantinya penulis Cabaca akan mendapat kontrak penerbitan, jadi harusnya hal-hal semacam ini udah disadari sedari awal dan bisa dipertanggungjawabkan lah ya.

Bolehkah kirim naskah yang sudah pernah self publish atau pernah terbit di penerbit lain?

Sebenarnya boleh saja, asalkan sudah tidak terikat kontrak dengan pihak lain. Hal ini berkaitan dengan etika aja sih. Alangkah lebih baik jika disertai lampiran surat pencabutan naskah atau dokumen yang mencantumkan bahwa perjanjian dengan pihak lain sudah berakhir/tidak terikat kontrak dengan pihak lain. Namun, Cabaca dengan senang hati menerima naskah terbarumu. Soalnya kalau direnungkan, apakah masih relevan naskahmu yang barangkali terbit 5-10 tahun yang lalu, diterbitkan secara digital di Cabaca? :)

Kalau di Cabaca, bikin cover sendiri?

Gak perlu repot-repot, dear. Ada tim desain Cabaca nantinya yang akan membuatkan.

Memangnya kalau diterima, bisa dapat honor/royalti ya?

Iya, betul. Penulis resmi Cabaca akan dapat kontrak dan honor, tetapi baru dibahas setelah naskahmu diterima ya, hehehe. Di Cabaca ada monetisasi sehingga benar-benar butuh konten yang terkurasi. Makanya, jangan protes kalau ada seleksinya.

Apakah dibutuhkan biaya tertentu jika ingin kirim naskah ke Cabaca?

Tidak dipungut biaya sama sekali alias GRATIS! Kamu malah dapat penawaran kontrak serta honor/royalti. Kapan lagi bisa belajar nulis sambil dibayar? :)

Mau tanya apa lagi?

Tulisan ini mungkin akan di-update di lain kesempatan!

Sebelum kirim naskah ke Cabaca, pastikan kamu sudah punya akun di Cabaca.id. Jangan lupa, baca novel gratis yuk di Cabaca dengan unduh aplikasi Cabaca di Play Store.

Download aplikasi Cabaca di Google Play!