Bolehkah Salat Tarawih Sendirian? - Ramadan kali ini memang terasa begitu berbeda. Biasanya kita akan menyambutnya dengan berkumpul bersama keluarga besar, tapi karena sekarang kita sedang menghadapi musuh tak kasatmata alias Wabah covid-19, kita diharapkan untuk tidak mudik.

Dalam Ramadan ini juga, ada satu amalan yang tidak akan kita temui di bulan-bulan lainnya, yakni ibadah tarawih di masjid. Sekali lagi, gara-gara Covid-19, kita harus menjaga jarak dan tidak boleh berkerumun. Padahal umumnya, kita melakukan tarawih dengan salat berjamaah di masjid.

A man praying to God in the Sultan Ahmet Mosque
Photo by Rachid Oucharia / Unsplash

Jadi, pertanyaannya bolehkah salat tarawih sendirian?

Jawabannya boleh.

Salat tarawih hukumnya Sunnah, yang artinya jika dilakukan mendapat pahala dan apabila tidak dilakukan, tidak mendapat dosa.

Ustadz Najmi Fathoni, Mutawwif Al-Malik, mengemukakan bahwa dalam sejarah hadis, dijelaskan bahwa Rasulullah sendiri tidak pernah tarawih berjamaah sebulan penuh. Beliau punya alasan sendiri, karena ditakutkan salat ini nantinya akan menjadi wajib. Kalau sudah diwajibkan bisa jadi ‘berbahaya’ bagi umatnya. Menjaga salat lima waktu saja terasa beratnya, apalagi yang 30 hari. Karena pada dasarnnya Rasulullah mengetahui kemampuan dan kekuatan umatnya. Pelaksanaan salah tarawih satu bulan penuh itu baru dilakukan pada masa Khalifah Umar Bin Khattab.

Baca Juga: 9 Doa Puasa Ramadhan untuk Sebulan

Selain daripada itu, berjamaah bukanlah syarat sah tarawih. Jadi, bagi kamu yang sekarang tinggal sendirian, tidak perlu khawatir. Di bulan penuh keberkahan ini, kamu masih bisa melakukan amalan salat tarawih.

Seperti yang diketahui, dengan melakukan amalan salat tarawih (insyallah) kita akan mendapat banyak sekali pahala, seperti:

1. Pada malam pertama, keluarlah dosa orang mukmin (yang melakukan salat tarawih) sebagaimana ibunya melahirkan ia di dunia.

2. Pada malam kedua, orang yang melaksanakan sholat tarawih akan diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.

3. Pada malam ketiga, Para Malaikat menyeru dari bawah ‘Arsy: “Mulailah untuk melakukan amal kebajikan, maka Allah Swt. akan mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.”

4. Pada Malam keempat, Orang yang beriman akan mendapat pahala layaknya orang yang membaca kitab Taurot, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an.

5. Pada Malam kelima, Allah Swt.  akan menganugerahkan pahala layaknya orang yang salat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha.

6. Pada Malam keenam, Allah Swt. memberikan padanya pahala seperti pahala bagi orang yang melakukan Thowaf di Baitul Makmur dan Bebatuan memohonkan ampunan baginya.

7. Pada Malam ketujuh, bagi yang melaksanakan sholat tarawih seakan-akan menemui zaman Nabi Musa dan menolongnya dari serangan bala tentara Fir'aun dan Haman.

8. Pada Malam kedelapan, Allah Swt akan memberikan segala sesuatu yang sudah diberikan-NYA kepada Nabi Ibrahim a.s.

9. Pada Malam kesembilan, orang yang salat tarawih mendapat pahala seperti layaknya pahala ibadah yang dilakukan oleh para Nabi.

10. Pada Malam ke-10, Allah Swt. akan memberikan kebaikan dunia dan akhirat bagi yang salat tarawih.

11. Dan masih banyak lainnya.

Sedangkan, apabila kamu ketinggalan salat tarawih dan mencari pengganti amalannya, sesungguhnya tidak ada amalan pengganti salat tarawih. Seperti yang dijelaskan di atas, salat tarawih merupakan sunnah dan memiliki banyak sekali keutamaan. Apabila kalian ada halangan dan tidak bisa melaksanakannya, maka tidak apa-apa. Kalian bisa melakukan amalan atau kebaikan lainnya, semisal bersedekah, membantu orang kesusahan, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 11 Amalan Bulan Ramadan yang Bisa Tetap Dilakukan Saat Terjadi Wabah

Usai tarawih dan berdzikir, kamu juga bisa novel-novel baru bertema religi selama Ramadan, hanya di Cabaca! Download aplikasi Cabaca untuk baca novel gratis. Unduh di sini. [Lisma]

Satu aplikasi untuk baca novel gratis sesukamu!