Tips Menulis Ala Asma Nadia, Penulis Wajib Tahu!

Tips Menulis Ala Asma Nadia, Penulis Wajib Tahu! - Siapa sih yang nggak kenal penulis satu ini? Asma Nadia merupakan senior dibidang kepenulisan. Novelnya sering best seller dan sejumlah judul telah diangkat ke layar lebar.

Asma Nadia mendirikan Forum Lingkar Pena (FLP), yang karenanya telah membesarkan namanya juga. Wanita kelahiran 26 Maret 1972 ini, telah menerbitkan sekitar 56 judul buku. Dia juga mempunyai banyak sekali prestasi dibidang penghargaan kepenulisan. Itulah sedikit biografi dari Asma Nadia.

Tips Menulis Ala Asma Nadia, Penulis Wajib Tahu!

Berikut ini adalah beberapa tips menulis ala Asma Nadia. Kalau kamu suka caranya, terapkan, ya. Siapa tahu kamulah the next Asma Nadia.

1.     Membaca dan Membaca

Membaca adalah kunci utama. Kematangan pemikiran seorang penulis ditentukan oleh bacaannya. Kamu bisa membaca kategori buku yang ingin kamu geluti ataukah menjadi pembaca random.

Apa pun itu, hal yang perlu kamu perhatikan dalam memilih buku bacaan adalah membaca buku yang melalui proses seleksi atau penulisnya sudah mumpuni dalam hal jam terbang atau penulis-penulis yang memang mempunyai teknik kepenulisan keren.

Contohnya adalah dengan membaca novel-novel di Aplikasi Cabaca. Dengan banyak membaca seperti itu, kemampuan menulismu akan terus meningkat.

2.     Ceritakan Pengalamanmu

Ada banyak sekali sumber inspirasi penulisan, salah satunya adalah dengan menceritakan pengalamanmu. Kamu juga bisa menuliskan pengalaman di buku tulis. Lalu jika kamu memerlukannya, kamu bisa membuka catatanmu tersebut.

3.     Tidak Bisa Seluruh Pengalaman Ditulis

Tentunya, tidak semua pengalaman menarik, ya! Saringlah yang paling berkesan, yang paling antimainstream dan paling tidak terlupakan. Dari pengalaman tersebut, kamu bisa mengembangkannya menjadi cerita utuh. Pengalaman ini tidak hanya berasal darimu saja, melainkan juga bisa dari orang lain.

4.     Menulis, Menulis dan Menulis

Ini nih kunci paling penting untuk menjadi penulis. Apabila kamu ingin menjadi penulis, maka menulislah mulai sekarang. Orang yang rajin menulis, lebih baik daripada orang yang jarang menulis. Atur waktumu dan jadilah penulis berdedikasi.

5.     Positioning yang Tepat

Tidak harus semua jalur kepenulisan kamu jajaki. Kamu bisa fokus kepada satu hal dan menjadi ahli di bidangnya. Dengan positioning yang tepat, penyebutan namamu pun akan mudah. Misalnya seperti Asma Nadia yang dikenal sebagai penulis novel atau cerpen yang sering menuliskan tema percintaan dan keluarga yang bernuansa islami.

6.     Profil Penulis

Pembaca selain menilai karya kita, juga menilai kepribadian kita loh! Karakter kita akan menjadi nilai bagi pembaca untuk mengikuti karya kita ataukah tidak. Semisal, seorang penulis berjilbab, tapi suka menulis yang +++. Kan pembaca jadi mengerutkan kening? Maka dari itu, kuatkan profil kepenulisanmu. Profil menulis bisa menjadi branding.

7.     Bangun Pembacamu

Salah satu cara supaya kita menjadi penulis best seller adalah dengan membangun pembaca. Sekarang membangun pembaca sangat mudah. Kamu bisa memanfaatkan media sosial seperti facebook, twitter, instagram atau lainnya supaya kamu bisa mengumpulkan pembaca.

8.     Jadi Penulis Plus Plus

Zaman sekarang, seseorang tidak bisa hanya menjadi penulis saja, melainkan kamu harus bisa menjadi seorang editor, pembicara bahkan marketing. Kemampuan itu bisa kamu asah perlahan seiring waktu. Pokoknya selagi kamu berusaha, kamu akan menemukan jalannya juga.

9.     Jangan Menggurui

Sebuah tulisan memang sudah seharusnya tidak menggurui. Biarkan pembaca menemukan hal-hal tersirat dalam tulisanmu. Sebuah cerita yang kaya makna adalah karya yang menimbulkan banyak tafsiran bagi pembacanya.

Baca juga : 12 Aplikasi Menulis Cerita yang Menghasilkan Uang dan Cara Daftarnya!

Tentunya kamu harus paham bahwa segalanya tidak bisa dilakukan dengan instan. Segalanya perlu perjuangan. Kalau menjadi penulis adalah impianmu, maka kejar dan perjuangkan. Bagaimana cara memperjuangkan mimpi menjadi novelis atau penulis novel?

Cara pertama yakni dengan memilih platform amanah dan berkualitas, yang mana karyamu bisa dijaga dengan baik serta tidak ditahan-tahan, contohnya adalah Cabaca. Seluruh novel premium di Cabaca hanya dikontrak selama 2 tahun, loh, bestie. Setelah 2 tahun itu, kamu bisa memperpanjang atau menghentikan kontrak. Mari menjadi penulis Cabaca dan kita berjuang bersama untuk memberikan bacaan yang keren untuk para pembaca Indonesia.