Novel Never Let Go karya Ninna Rosmina di Cabaca.id – Apakah arti cinta dan kesetiaan?

Mungkin sebagian besar kita banyak yang menjawab; cinta merupakan perasaan terdalam seseorang pada lawan jenisnya, perasaan ingin memiliki, perasaan ingin selalu bersama, perasaan ingin membahagiakan, atau perasaan yang melibatkan kesetiaan.

Lalu bagaimana dengan kesetiaan itu sendiri? Apakah mungkin seseorang mencintai orang lain namun hatinya mendua?

Kiran tidak pernah memahaminya, karena kedua orang tuanya, yang saat menikah mengaku saling mencintai, pada akhirnya mereka berdua tetap bercerai. Untuk apa mencintai kalau suatu saat akan menyakiti?

Masih terngiang-ngiang dalam ingatannya kejadian sebulan yang lalu di dalam taman, dekat dengan tempat kos yang disewanya. Justin, cowok yang dikenalnya di sebuah kafe dan telah menjadi kekasihnya selama dua bulan terakhir, terlihat sedang bermesraan bersama Corry—teman satu kos yang dia percaya selama setahun ini.

Andai saja dia tidak mengetahui alasan di balik kenapa mereka berdua mengkhianatinya, mungkin Kiran tidak akan begitu kecewa dan marah seperti sekarang ini.

“Kiran, kamu memang cewek yang baik dan asyik untuk diajak jalan, tapi kamu terlalu pelit. Masa aku minta cium, kamu nggak ngasih. Padahal kita sudah dua bulan berpacaran.” Alasan Justin saat itu.

Corry sudah kembali ke tempat kos atas permintaan Kiran, dia merasa kalau masalah ini hanya perlu dibicarakan antara dirinya dan Justin. Walaupun dia tahu pasti kalau Corry memiliki andil yang cukup besar untuk merebut kekasihnya ini. Setelah setahun berteman, Kiran cukup mengenal Corry yang senang sekali bergonta-ganti pacar dan umumnya selalu tergoda setiap kali melihat cowok yang membawa mobil mewah, royal dan penampilan yang selalu wangi.

“Jadi, Corry hanya pelampiasan kamu aja?” tanya Kiran masih berusaha menahan amarahnya.

Ya, padahal sebelumnya dia sempat berpikiran untuk mencoba mencintai Justin, karena lelaki itu begitu sabar dan pengertian padanya. Tapi ternyata ... semua itu hanya kedok, kepura-puraan, kebohongan yang dibalut oleh romantisme.

“Ya, maksudku tidak! Kamu memang menarik, tapi kamu itu ... sering kali bertingkah aneh. Di satu waktu kamu terlihat sangat bersemangat dan optimis, tapi di waktu lain, kamu bisa menangis berjam-jam hanya karena masalah sepele seperti sewaktu kamu pulang kehujanan, dan kunci kos ketinggalan di mobil aku. Padahal kamu tinggal menelepon aku balik, tapi kamu malah nangis berjam-jam nggak jelas. Aku capek meladeni drama nggak jelas seperti itu. Terlalu aneh!” jawab Justin mengeluarkan semua isi hatinya.

Kepalan tangan Kiran mengeras, dia hanya menundukkan wajahnya untuk meredam semua emosi yang mungkin saja meledak saat itu juga.

“Jadi dengan kata lain, sebenarnya sudah sejak lama kamu ingin agar hubungan kita putus tapi kamu nggak memiliki keberanian untuk mengatakannya? Dasar banci!” Kiran menyeringai setelah akhirnya dia bisa menguasai dirinya kembali.

“Sialan, jangan bilang—“

Tapi ucapan Justin langsung dipotong oleh Kiran, “Sudahlah, aku ngerti! Kamu pikir kamu seberharga itu sampai aku akan kesulitan untuk menerima semua ini? Bangun dan mengacalah!” Kiran pun melangkah pergi meninggalkan Justin sendirian di taman.

Justin tidak bisa menerima penghinaan yang dikatakan oleh Kiran, dia pun langsung mencegah perempuan itu pergi dan menunjuk-nunjuk di depan hidungnya.

“Cewek sialan kurang ajar! Eh, asal lo tahu ya, sebenernya lo tuh bukan tipe gue! Dari awal yang gue incer tuh Corry, tapi cewek itu selalu saja mengeluhkan sifat lo yang pemurung dan nggak mau mencari pacar. Gue pikir kasihan banget, padahal cewek itu manis. Tapi sekarang gue paham, dengan sifat aneh lo itu, memang nggak akan ada cowok yang tahan berhubungan sama lo! Mungkin memang seharusnya lo sendirian aja sampai dunia kiamat!” teriak Justin di depan wajah Kiran sambil menunjuk-nunjuk wajahnya. Setelah puas memaki-maki, cowok itu langsung mendorong tubuh Kiran sampai jatuh dan pergi meninggalkannya.

Kiran pun kini sendirian terduduk di atas aspal dengan harga diri yang sangat terluka. Pernyataan cinta yang diucapkan oleh cowok itu dua bulan lalu kandas begitu saja oleh satu pengkhianatan.

Kiran bangkit dengan penuh tekad. Dia tidak bisa membiarkan ada seorang pun yang menginjak-injak harga dirinya. Cowok pembohong seperti itu harus dibalas!

...

baca selanjutnya di sini.

Baca Juga: Teaser Novel Represi di Cabaca.id

Gimana rasanya jika orang yang paling dia cintai jadi penyebab kemalangan dalam hidup? Novel romance karya Ninna Rosmina, Never Let Go, kini dapat dibaca GRATIS di Cabaca. Download aplikasinya sekarang!

Sekarang ada aplikasi baca novel online karya anak Indonesia, dijamin GRATIS dan legal! Aplikasi tersebut bernama Cabaca. Siapa pun bisa baca GRATIS di Jam Baca Nasional, yakni tiap pukul 21.00-22.00 WIB setiap hari. Di luar jam tersebut, tetap bisa baca novel gratis dengan lakukan misi kerang. Yuk, cobain install aplikasi Cabaca di HP kamu!