Tata Cara Salat Witir Lengkap, Niat dan Bacaannya

Sholat witir disebut juga sholat penutup. Hukumnya sunnah. Tata cara salat witir tidak berbeda dengan mengerjakan salat lain, pun termasuk bacaannya. Adapun yang membedakan hanya waktunya saja.

Salat witir dapat dikerjakan setelah salat sunnah lain seperti sholat tahajud, sholat hajat, sholat tarawih dan lain-lain. Sholat witir juga diperbolehkan dikerjakan pada permulaan malam (sehabis isya), pertengahan malam atau menjelang waktu subuh.

Baca Juga : Ide Outfit  Lebaran Tahun 2022
detik.net

Sebuah hadist meriwayatkan bahwa Aisyah RA pernah mengatakan: “Dari setiap malam, Nabi Muhammad SAW pernah mengerjakan sholat witir pada permulaan malam, tengah malam, akhiran malam dan berakhir pada waktu subuh.” (Hadits shahih, riwayat Bukhari: 941 dan Muslim: 1230)

Jadi, sholat witir berapa rakaat? Sholat witir berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Rakaat sholat witir adalah ganjil, yakni boleh satu rakaat, tiga rakaat, lima rakaat dan maksimal 11 rakaat.

Sebenarnya sholat witir tidak diajurkan berjamaah, tapi beberapa ulama seperti Mazhab Syafii, Mazhab Hanbali, dan sebagian Mazhab Maliki berpendapat bahwa khusus pada bulan Ramadan, sholat witir boleh dikerjakan secara berjamaah.

Namun, bagi kamu yang ingin melaksanakan salat tahajud setelah tidur sebentar, dianjurkan untuk tidak salat witir setelah terawih. Kamu bisa menutup salat selesai tahajud dan membaca doa setelah witir tahajud.

Baca Juga : Jadwal Imsakiyah  Lengkap  Seluruh Indonesia Tahun 2022

Dasar dari pandangan tersebut adalah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Barang siapa di antara kalian yang khawatir tidak bisa bangun di akhir malam, hendaklah ia witir dan baru kemudian tidur. Dan siapa yang yakin akan terbangun di akhir malam, hendaklah ia witir di akhir malam, karena bacaan di akhir malam dihadiri (para malaikat) dan hal itu adalah lebih utama,” (Hadis Shahih Muslim Nomor 1256)

Umumnya, setelah tarawih, akan ditutup dengan sholat witir 3 rakaat. Jadi, pertanyaannya shalat witir 3 rakaat berapa kali tahiyat? Nah, Cabucin pasti masih ingat, dong. Pelaksanaan sholat witir 3 rakaat tidak sama dengan shalat magrib.

Tata Cara Salat Witir

Ada dua cara dalam tata cara salat witir tiga rakaat:

Cara pertama:sholat witir tiga rakaat dilakukan dengan dua kali salam. Cara pertama ini menganjurkan untuk dua rakaat kemudian salam. Lalu, dilanjutkan dengan sholat satu rakaat dan diakhiri salam.

Cara kedua: tiga rakaat disambung menjadi satu, tanpa tasyahud awal dan langsung tasyahud akhir dan diakhiri salam.

Kedua cara tersebut didasari oleh dalil-dalil kuat. Mazhab Syafii memperbolehkan cara sholat witir pertama maupun kedua, tapi sebagian ulama Mazhab Syafii lebih mengajurkan cara pertama.

Berikut merupakan niat sholat witir 3 rakaat:

Niat salat witir satu rakaat:

Ushalli sunnatan minal witri ra’atal lillahhi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir satu rakaat karena Allah ta’ala.”

Niat salat witir dua rakaat:

Ushalli sunnatan minal witri rak’ataini lillaahhi ta’aalaa.
Artinya: “Aku niat shalat sunnah witir dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Niat salat witir tiga rakaat sekaligus:

Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka’atin mustaqbilal qiblati adaa’an lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah shalat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan sholat witir setelah mengerjakannya adalah subhaanal malikil qudduuss (Artinya: Maha Suci Allah Yang Maha Merajai dan Yang Maha Bersih), dibaca tiga kali. Lalu dilanjutkan dengan robbul-malaa-ikati warruuh (Artinya: Yang menguasai para malaikat dan Ruh / Jibril). [Lisma]

Baca novel Indonesia di Cabaca