Buka-bukaan! Begini Struktur dan Cara Membuat Plot Cerita Romance

Buka-bukaan! Begini Struktur dan Cara Membuat Plot Cerita Romance – Novel romance adalah kisah fiksi tentang percintaan antartokohnya. Cerita romance sering kita lihat tidak hanya dalam novel, tetapi juga dalam serial drama maupun film. Ternyata begini struktur cerita romance paling sederhana dan yang paling sering dipakai.

Cara Membuat Plot Cerita Romance

Jika ingin menulis cerita romantis, perhatikan langkah-langkah berikut ini. Langkah ini juga bisa kamu gunakan sebagai cara membuat novel kisah sendiri juga loh!


1. The Meet Cute

Ciptakan pertemuan bagi sepasang kekasih yang sudah dirancang. Tidak harus selalu langsung jatuh cinta pada pandangan pertama lho ya, tapi momen ini bisa jadi dasar call to adventure (CTA), sebelum memulai konflik panjang.

2. Penolakan

Jangan biarkan karaktermu langsung menemukan "happily ever after"-nya. Salah satu atau kedua karakter utama paling gak harus menyangkal ketertarikan tersebut. Benci-benci dulu, juga why not? Sounds cliche, but that's totally okay. Atau ciptakan alasan eksternal yang menghalangi mereka, sehingga hal ini tidak mungkin berhasil. Tapi selipkan juga petunjuk bahwa mereka tidak bisa berhenti memikirkan satu sama lain atau sesuatu yang lebih besar yang akan terjadi di antara mereka.

Baca Juga: Gini Lho Perbedaan dan Cara Nulis Awalan "di-" dan Kata Depan "di" yang Benar

3. Kesempatan

Selamat! Jika kamu sudah sampai di tahap ini, artinya kamu sebagai penulis sudah membuat kemajuan. Pada tahap ini, buatlah karakter utamamu 'dipaksa' untuk bekerja sama, untuk mencapai tujuan dari salah satu karakter atau tujuan bersama. Meski belum sepakat untuk berkencan, jerumuskan mereka dalam hubungan yang saling membutuhkan. Buatkan untuk mereka, tantangan yang tidak dapat diatasi tanpa yang lain, satu per satu dan semakin lama semakin besar.

4. Cobaan dan Godaan atau Three Dates

Setelah banyak hal yang dilalui, maka buatkan ketertarikan pertama dan langkah untuk berkencan. Beberapa penulis menyebut langkah ini sebagai bagian dari “three steps forward two steps back”. Jadi, buatkan karakter utama adegan untuk berinteraksi dan menunjukkan chemistry dalam hubungan. Tetapi ingat, walau sedang bikin adegan memperdalam kedekatan mereka, penulis pun tetap buat beberapa poin batasan yang menegaskan kembali alasan mereka tidak bisa bersama.

5. Midpoint Crisis


Mulai dari sini, penulis bisa mulai memasukkan skinship, seperti berpegangan tangan, berpelukan, ciuman pertama, bercinta pertama, hingga pengakuan pertama tanpa hambatan. Buatlah momen yang makin intens dan berharga, tetapi ciptakan ketakutan saat keintiman itu tumbuh, bisa dari salah satu karakter atau plot eksternal yang menghalangi keduanya.

6. Jalan Kembali

Sekalipun masih belum yakin, buat karakter utama merasakan magnet yang memaksa mereka kembali bersama karena suatu alasan. Ingatkan tujuan mereka bekerja sama. Setiap menambah satu konflik, pastikan hasilnya adalah berupa daya tarik yang lebih kuat dari sebelumnya.

7. The Fall

Momen berbunga-bunga pun terjadi. Finally, secara tak terhindarkan mereka saling jatuh cinta. Biasanya, tidak harus mengakuinya satu sama lain, tapi sudah ada petunjuk bahwa mereka telah jatuh cinta dan bisa saja mengakuinya secara terpisah. Atau kadang, salah satu akan menyatakan diri, tetapi yang lain tidak membalas karena alasan tertentu. Selain itu, pada tahapan ini, penulis menambahkan adegan keintiman fisik lebih banyak dan lebih bermakna.

8. Momen Retak

Lucunya, di saat sudah mengakui, jatuhkan karakter utamamu. Buat mereka seolah 'sudah selesai'. Buat krisis besar terjadi tepat setelah ada nuansa bunga-bunga. Setelah itu, beri karakter utamamu dunia yang biasa saja, sehingga tercipta kesan kegagalan yang menyedihkan.

9. Pengorbanan

Nah, di saat mulai hopeless, ciptakan bantuan bagi karakter utamamu. Selesaikan plot eksternalnya atau buat salah satu karakter utama menyelesaikan hambatannya. Tunjukkan inisiatif dan keputusan yang dibuat oleh salah satu atau kedua kekasih. Buat mereka sadar bahwa apa pun yang menghentikan mereka, tidak ada apa-apanya dibandingkan cinta mereka satu sama lain, eaaa~

10. Deklarasi dan Ending

Buat mereka saling menyatakan yang sebenarnya dan membuat keputusan akhir tanpa ada keraguan. Apakah harus happily ever after? Tentu saja kembali ke tangan penulis. Tapi setidaknya, buat pembaca tahu apakah akhir yang terjadi adalah sepadan. Jika memang berbahagia, pastikan ada adegan yang memperlihatkan bahwa dua sejoli baik-baik saja di dunia baru mereka, misalnya adegan yang melibatkan teman dan keluarga, dst.

Baca Juga: Cara Menjadi Penulis Novel Online dengan Bayaran

Gimana? Strukturnya sounds familiar? Yap, struktur ini bisa dibilang hampir selalu dipakai dalam cerita romance yang biasa kita baca atau tonton di film. Jadi, silakan dipakai atau terapkan pada ide ceritamu ya. Nah, kalau kamu baru belajar menulis, dan butuh melihat reaksi pembacamu, yuk, menulis di Cabaca! Gini nih caranya:

  1. Masuk ke akun Cabaca pakai akunmu.
  2. Pilih tanda (+) di bagian bawah aplikasi atau website Cabaca.
  3. Pilih menu 'Tulis Karya Baru'.
  4. Pilih sampul yang kamu inginkan, atau kamu bisa unggah sampulmu sendiri.
  5. Masukkan nama, judul, genre, dan tagar yang kamu inginkan untuk cerita kamu.
  6. Tuliskan blurb atau deskripsikan ceritamu biar orang tertarik baca.
  7. Udah deh! Tinggal nulis dan jangan lupa bagikan karyamu ya!

Menulis cerita novel romantis jadi lebih mudah jika kita sering baca novel berkualitas! Di Cabaca ada banyak novel yang bisa kita jadikan contoh ide cerita. Lebih lanjut, kita juga punya kesempatan buat berpenghasilan hanya dengan menulis novel. Buruan install aplikasi Cabaca sekarang! [Asya]

Baca novel Indonesia di Cabaca