Novel Dewasa Tidak Selalu Cerita Seks, Begini Penjelasannya!

Novel Dewasa Tidak Selalu Cerita Seks- Kalau dengar genre novel dewasa apa yang terlintas di pikiranmu? Apakah cerita 18+ atau yang lain? Biasanya orang akan mengira bahwa penyebutan novel dewasa selalu berurusan dengan urusan ranjang. Namun, ternyata tidak begitu loh! Lalu gimana? Baca penjelasannya di artikel ini hingga selesai ya!

Apa Itu Novel Dewasa?

Pada penerapannya, novel dewasa tidak hanya seseputar tentang seks atau hal-hal yang fulgar saja. Novel sendiri diartikan sebagai karya prosa panjang yang penyusunannya terdiri dari unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik dalam novel artinya segala hal yang terkandung dari naskah tersebut, contohnya tokoh, alur, plot, karakterisasi, dan sebagainya.

Sedangkan unsur ekstrinsik merupakan berasal dari luar karya, kaitannya berhubungan dengan diri diri penulis, semisal: latar belakang pendidikan, kondisi lingkungan, kondisi masyarakat setempat, pola pikir penulis, dan lain-lain.

Sedangkan Dewasa menurut KBBI artinya telah mencapai kematangan kelamin. Dewasa juga bisa berarti matang secara pikiran, pandangan dan sebagainya. Jadi, lingkup dewasa ini sangat luas. Bahkan dalam bahasa inggris sendiriistilah dewasa dibedakan menjadi dua konteks yakni mature dan adult. Adult adalah dewasa dalam konteks umur, sedangkan mature adalah dewasa dalam konteks pemikiran.

Dari pengertian tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa novel dewasa adalah naskah (baik yang sudah jadi atau proses), yang mana isinya memiliki unsur kesensitifan. Area sensitif ini biasanya terpampang jelas dan padat. Konten ceritanya dapat terdiri dari adegan ranjang, adegan penuh darah, adegan kekerasan, hal menjijikan, dan bahasa yang kurang sopan dan menyalahi peraturan masyarakat.

Baca Juga: Rekomendasi Novel Dewasa di Cabaca yang Wajib Dibaca!

Kategori Konten Dewasa

Dilansir dari Deviansupport bahwasanya salam sebuah konten, sebenarnya ada 5 jenis hal yang bisa dikategorikan sebagai konten dewasa, diantaranya:

  1. Nudity (Ketelanjangan) : Merupakan konten yang berisikan Cukup hal-hal yang berkaitan dengan ketelanjangan, seperti halnya penis, testis, vagina, puting (wanita) atau anus.
  2. Sexual Themes (Tema Seksual) : Penggunaan istilah atau referensi seksual yang jelas, bahkan termasuk humor berbasis seksual ya! Kategori ini juga dapat mencakup gambar yang melibatkan model dalam pose seksual atau adegan erotis yang eksplisit.
  3. Violence/Gore: Konten yang mengacu pada gambar berdarah atau kekerasan, umumnya terkait dengan genre horor dan mengerikan, tetapi bisa juga berkaitan dengan foto jurnalistik atau karya tulis. Konten ini biasanya muncul saat harus menggambarkan grafis kekerasan atau genre gore dll.
  4. Strong Language: Konten yang berisikan kata-kata tidak senonoh, vulgar, dan bahasa kasar atau menyinggung.
  5. Ideologically Sensitive: Apabila konten berpotensi untuk menyinggung seseorang atau sekelompok orang karena agama, politik, sosial, atau kepercayaan lain, maka hal itu termasuk konten dewasa karena mengandung ideologically sensitive.
Baca Juga: Seks Bukan Hal Tabu! Ini 6 Novel Dewasa di Cabaca yang Bisa Buat Pelajaran

Itulah penjelasan mengenai novel dewasa. Jadi, novel dewasa tidak selalu tentang seks ya! Ada beberapa hal yang bisa dikategorikan dalam konten dewasa.

Nah, kamu juga bisa membaca novel dengan genre dewasa atau adult di Cabaca. Berbeda dengan platform baca novel digital yang lain, seluruh novel-novel yang diterbitkan Cabaca telah lolos kurasi. Jadi, dijamin kamu akan mendapat pengalaman membaca yang lebih baik! Kamu baca melalui website Cabaca di sini [Lisma]