Inilah Perbedaan Film Love For Sale 2 dengan yang Pertama - Apakah kamu sudah pernah menonton film Love For Sale?

Sekarang, Love For Sale hadir kembali dengan sekuel yang diberi judul Love For Sale 2. Namun, sudah tahukah kalian perbedaan Love For Sale 2 dengan yang pertama?

Perbedaan Film Love For Sale 2 dengan yang Pertama

Pada seri kedua ini, tokoh utama pria pada film pertama (Gading Martin), ditiadakan. Benang merah kedua film ini adalah Arini Kusuma. Seperti cerita sebelumnya, diceritakan kalau Arini merupakakan seorang perempuan yang menyediakan jasanya di situs kencan bernama Love Inc. Pelanggan Arini adalah pria jomblo yang mencari perempuan untuk dikenalkan ke teman, dan hal semacam itu. Namun, pada perannya kali ini Della Dartyan (pemeran tokoh Arini) akan beradu akting bersama Adipati Dolken yang ingin mencari calon menantu palsu supaya menghentikan pertengkarannya dengan ibunya, Rosmaida (Ratna Riantiarno).

Adipati Dolken (pemeran Indra Tauhid alias Ican) dikisahkan sudah lelah karena sering bertengkar dengan ibunya perihal pernikahan. Si ibu meminta Ican untuk cepat-cepat menikah, menyusul kakak pertamanya. Tapi sebagai seorang pemuda yang bekerja di PH (Production House) beranggapan bahwa menikah muda bukanlah tujuannya. Dari situlah, Ican lalu memperkenalkan Arini sebagai mantan pacarnya zaman kuliah.

Karena Arini merupakan sosok yang profesional dalam bekerja, dia mengganti nama belakangnya, Kusuma, dengan nama Chaniago. Hal ini dilakukan Arini supaya menyenangkan Ros yang berdarah Minang.

Permasalahan akhirnya terpecahkan. Ican dan ibunya tidak berselisih lagi. Hanya saja, muncul masalah baru kembali, yakni Ican mulai terbawa perasaan dengan peran Arini. Ican mulai jatuh cinta. Sejak Arini datang, keluarganya bertambah akur. Ican senang melihat semua itu.

Sumber: tempo.co

Baca Juga: 5 Fakta Unik di Balik Film Joker 2019

Itulah sedikit sinopsis Love For Sale 2. Film garapan sutradara Andibactiar "Ucap" Yusuf ini, rencananya akan tayang pada tanggal 31 Oktober 2019. Apakah kamu sudah penasaran ingin melihatnya? Ajak, kekasih atau teman dekatmu, ya.

Eits, sebelum itu, apakah kalian tidak penasaran tentang isi wawancara para tokoh dalam film ini? Berikut merupakan kutipan wawancara yang akan membantumu menentukan menonton film ataukah tidak:

“Film kedua lebih menjelaskan Arini tuh siapa. Di film pertama, Arini hanya robot cinta tanpa perasaan,” ujar Della dalam sebuah wawancara di markas Visinema Pictures, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/9/2019).

“Saya enggak mau nonton Love for Sale biar saya enggak tahu si Arini ini. Lebih baik saya enggak tahu apa-apa,” jelas Ratna Riantiarno. Ini demi lebih menghidupkan karakter Ros, ibu yang tertipu oleh profesionalitas Arini dalam membawa perannya sebagai calon menantu sempurna.

“Dulu gue ingin seperti almarhum papa. Galak, tegas, disiplin,” kisah Ariyo yang kini sudah memiliki tiga anak; si sulung sudah berusia 17. “Ternyata gue enggak bisa kayak bokap. Dan gue enggak bisa memaksakan itu,” ungkap lelaki berusia 45 ini.

Baca Juga: 7 Alasan Kamu Harus Menonton Film Gundala

Itulah tadi Perbedaan Film Love For Sale 2 dengan yang Pertama. Apa pun filmnya, bacanya tetap di Cabaca. Dan untuk menutup artikel ini, seperti biasanya, kami ingin bertanya, sudah membaca buku apa aja hari ini? Sekarang membaca buku tidak perlu repot lagi. Kalian bisa langsung membacanya dari ponsel. #BacaAjaDulu di Cabaca, kalian akan menemukan banyak sekali cerita-cerita menarik, baik on going maupun tamat.

Manfaatkan kesempatan baca novel gratis di Cabaca dengan memakai fitur jam baca nasional alias happy hournya Cabaca tiap pkl 21.00-22.00 WIB. Biar lebih mudah, install dulu aplikasi Cabaca di Play Store yuk!

Aplikasi Cabaca tersedia di Google Play, download sekarang!