Inilah Perbedaan Endemi dan Pandemi yang Perlu Kita Tahu

Selama dua tahun terakhir ini, kita selalu mendengar istilah pandemi di mana-mana. Karena hal ini pula, segala sektor menjadi terganggu. Akibat lainnya, perekonomia merosot tajam. Dan, kita semua berharap semoga pandemi lekas berlalu.

Namun, tahukah kamu selain pandemi ada juga istilah endemi. Apakah itu? Apa perbedaan endemi dan pandemi?

Perbedaaan Endemi dan Pandemi

Berikut adalah beberapa perbedaan Endemi dan Pandemi  yang perlu kamu ketahui:

Pengertian Endemi

Endemi adalah penyakit menular yang berkembang di suatu daerah. Biasanya penyakit ini mengalami signifikan penyebaran, tapi lambat laut mengalami penurunan.  Contohnya adalah virus ebola dan flu burung.

detik.net

Tingkat keparahannya pun bisa diamati dan dikendalikan dengan cepat, contohnya malaria, demam berdarah dan sebagainya.

Dari tingkat endemi itu, apabila pemerintah dan kesehatan suatu daerah / negara tidak dapat mengatasinya (karena beberapa faktor, mungkin jenis virus yang semakin bermutasi dan kebal) dan menyebar ke daerah lain, statusnya pun berubah dari endemi menjadi epidemi.

Lalu jika wabah tersebut menyebar ke satu negara dan negara lain dan negara lain, statusnya pun berubah menjadi pandemi.

Pengertian Pandemi

Pandemi adalah wabah yang dirasakan serentak oleh beberapa negara dan berkelanjutan. Dengan kata lain, penyakit tersebut menjadi masalah bagi seluruh warga dunia.

asset.kompas.com

Contoh: HIV / AIDS dan COVID-19. Dulunya juga ada satu jenis penyakit yang ditakuti yakni Influenza atau flu yang biasanya kamu rasakan. Syukurnya tubuh manusia mampu membuat imun sendiri dan gejala dari influenza pun semakin menurun.

Lalu, apa perbedaan Endemi dan Pandemi?

Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa perbedaan epidemi, endemi dan pandemi yang paling terlihat adalah besar penyebarannya. Kalau diibaratkan, endemi seperti menyerang satu daerah atau negara saja.

Lalu apabila dua, tiga, empat, atau lima negara mulai merasakan gelaja wabah, status wabah tersebut menjadi epidemi. Kemudian di atasnya, yakni hampir seluruh dunia juga merasakan, status wabah itu bisa menjadi pandemi.

Barangkali kamu bertanya bagaimana sebuah wabah bisa terbawa ke seluruh dunia? Berkaca dari covid-19, keberadaannya ditularkan melalui droplet dan kita tidak pernah tahu tempat mana yang sudah terkena droplet.

Apabila satu orang terkena dropet positif covid, bisa diperkirakan seseorang tersebut akan ketularan. Hal inilah yang membuat covid tidak terkendali karena tidak bisa terlihat. Sedangkan malaria, penyebab penyakitnya adalah nyamuk.

Kita bisa membunuh jentik-jentik nyamuk dan menjaga lingkungan supaya tetap bersih. Penderita malaria pun dapat ditekan.

Sayangnya, sebagian besar menganggap bahwa covid yang bersifat pandemi tidak pernah ada dan berspekulasi bahwa kematian yang ada hanya berdasarkan rekayasa semata.

Sehingga banyak orang abai terhadap prokes serta tidak mengindahkan segala anjuran pemerintah maupun petugas kesehatan.

Belum lagi perkara vaksin yang dipercayai orang tidak ada gunanya, covid-19 pun semakin bermutasi dan seolah tidak akan pernah habis.

Jadi, demi menekan angka penyebaran, lebih baik kita tidak ke mana-mana dahulu. Kita bisa menjadi kaum rebahan yang menyelamatkan dunia dari covid-19 ini.

Sembari rebahan kamu bisa menonton drama atau film favorit, banyak olahraga, sesekali ngemil, dan kalau sudah bosan dengan semua itu, kamu bisa mengunduh aplikasi Cabaca di Google Play. Bersama Cabaca yang penuh cerita menarik, hidupmu pasti tidak akan bosan lagi. [Lisma]

Baca novel Indonesia di Cabaca