Ide Metaverse Muncul dari Novel Snow Crash, Benarkah?-Beberapa waktu lalu, Mark Zuckerberg, selaku pengembang Metaverse menunjukan video fitur aplikasi itu di sosial media.

Fitur yang ada terdiri dari konser, ruang rapat, tempat belajar, museum dan lain sebagainya. Cuplikan video itu sempat trending di beberapa sosial media. Video itu banyak mendapat perhatian khalayak karena kekaguman akan dunia masa depan.

detik.net

Apa Itu Metaverse?

Metaverse adalah layanan virtual untuk mendapatkan hiburan, pendidikan, pekerjaan dan lain-lain, di mana penggunanya dapat menjelajahi banyak tempat di Metaverse secara online atau menggunakan avatar.

Sederhananya, Metaverse adalah dunia maya yang mempunyai banyak sekali fungsi. Ide dari Mark Zuckerberg bisa membawa pengaruh yang besar dalam dunia teknologi. Namun, sudahkah kamu tahu bahwa ide Metaverse ini terinspirasi dari novel?

Baca Juga : 10 Film yang Diangkat dari Novel dan Laris Manis!

Benarkah Ide Metaverse Berasal dari Novel Snow Crash?

Sejarah Metaverse sudah dikenal lewat buku sejak tahun 1992. Dari novel berjudul Snow Crash, tulisan Stephenson, terbitan Bantam Books. Dalam bukunya, Stephenson menceritakan tentang dunia fiksi yang terbuat dari kode-kode.

Kode tersebut hanya bisa dipahami oleh komputer atau dalam bahasa sekarang disebut coding. Novel Snow Crash mempunyai latar abad ke-21, menceritakan tentang kondisi ekonomi dunia yang sedang kacau.

Pemerintah tidak memilik kekuatan dan perusahaan-perusahaan raksasa mulai berkuasa. Segalanya diatur hanya berdasarkan bisnis semata.

shopee

Tokoh utama dari Snow Crash adalah Hiro Protagonist. Hiro merupakan pengantar pizza dan seorang peretas (hacker). Pada novel itu, Hiro menjadikan Metaverse sebagai pelarian terhadap dunia nyata. Hiro pun sering menjelajahi Metaverse sepanjang waktu luangnya.

Mengutip dari Wikipedia, dalam Metaverse Hiro ditawari file data bernama Snow Crash oleh seorang pria bernama Raven, yang mengisyaratkan bahwa itu adalah bentuk narkotika.

Teman Hiro dan sesama peretas Da5id melihat gambar bitmap yang terdapat dalam file tersebut, yang menyebabkan komputernya mogok dan Da5id mengalami kerusakan otak di dunia nyata.

Baca Juga : 8 Tips Berkomunikasi Online Selama Pandemi

Hiro bertemu mantan pacarnya, Juanita Marques, yang memberinya database yang berisi sejumlah besar penelitian yang disusun oleh rekannya, Lagos. Penelitian ini menemukan hubungan antara virus, budaya Sumeria kuno dan legenda Menara Babel. Juanita menyarankan dia untuk berhati-hati dan menghilang.

Bagaimanakah kelanjutannya? Novel ini kelihatan seru banget, ya. Pantas Mark Zuckerberg terinspirasi.

Stephenson pernah berbicara bahwa ide itu merupakan kolaborasinya dengan Tony Sheeder. Mulanya mereka ingin membuat novel grafis yang dihasilkan oleh komputer, tapi rencananya tidak terealisasikan karena banyaknya kesulitan saat itu.

Berkaca dari hal ini, dapat kita ketahui bahwa sebuah novel dapat menginspirasi orang lain untuk membuat yang awalnya hanya berada di imajinasi kita, menjadi kenyataan. Dan penemuan ini, bukanlah yang pertama apabila ditilik dari terinspirasi kisah fiksi dalam novel.

Beberapa penemuan yang mungkin bisa kamu ingat adalah terciptanya teknologi layar surya, sama dengan novel tahun 1865 berjudul From the Earth to the Moon, penulisnya Jules Verne. Kemudian ada penemuan teknologi iPhone, iPad, Closed Circuit TV dan sebagainya.

Maka dari itu, kamu sebagai penulis jangan takut untuk mengembangkan cerita fiksi sains, siapa tahu imajinasimu itu nantinya menjadi saksi kemajuan peradaban zaman. Kamu bisa mengirimkan naskah kerenmu itu ke aplikasi Cabaca. Udah punya aplikasi Cabaca belum? Download di sini ya! [Lisma]

Baca novel Indonesia di Cabaca