Gini Lho Perbedaan dan Cara Nulis Awalan "di-" dan Kata Depan "di" yang Benar - Siapa di sini yang masih bingung soal bagaimana nulis kata "di-" yang benar atau sering tertukar dengan awalan "di-"? Jangan emosi dulu. Baca penjelasan di sini pelan-pelan ya.

Contoh Kesalahan Penulisan "di" dan "di-"

(1) Buku yang tertinggal dikampus itu sudah di kirim sejak dua minggu yang lalu.

(2) Buku yang tertinggal di kampus itu sudah di kirim sejak dua minggu yang lalu.

Hayo, ngaku siapa yang masih suka bingung nulis awalan "di-" dan kata depan "di"? Atau karena bingung, setiap nulis "di" terus dipisah semua kayak contoh (2) di atas? Kedua contoh penggunaan kata "di" di atas salah semua, ya.

Baca Juga: 20 Istilah yang Wajib Dipahami Anak Twitter

Penggunaan Kata "di" Dipisah atau Digabung?

Ada dua jenis "di" yang bikin bingung, yakni "di-" yang berupa awalan dan "di" yang jadi kata depan. Awalan "di-" dan kata depan "di" ditulis dengan cara yang berbeda dan memang sering bikin tertukar. Tapi sebenarnya gak terlalu sulit kok membedakannya. Kamu hanya perlu memahami fungsinya.

1. Awalan "di-" Berfungsi untuk Membentuk Kata Kerja Pasif

Sesuai namanya, kata kerja pasif berarti kata kerja yang subjeknya dikenai pekerjaan atau tindakan. Hal ini tentu berkebalikan dengan kata kerja aktif yang subjeknya menjadi pelaku atau yang melakukan.
Contoh:
Novel horor itu dipinjam Arifin. (pasif)
Arifin meminjam novel horor itu. (aktif)

Cara mengingatnya: Awalan "di-" biasanya dipakai dalam kata kerja pasif dan wajib digabung. Nah, kata kerja pasif gak pernah 'hadir sendirian' dan biasanya merupakan kebalikan dari awalan "me-" dalam kata kerja aktif.

2. Kata Depan "di" sebagai Penunjuk Keterangan Tempat

Jika ingin menunjukkan keterangan tempat, dapat digunakan preposisi atau kata depan "di". Namun, penulisannya harus dipisah ya!
Contoh
Saya lahir dijakarta. ❌
Saya lahir di Jakarta. ✔️

Cara mengingatnya: Kata depan yang berfungsi untuk menunjukkan keterangan tempat selalu ditulis terpisah.

Sudah cukup jelas ya? Jadi, gak ada ceritanya kamu masih bertanya-tanya penggunaan kata "di" dipisah atau digabung? Apalagi sampai menuliskan seperti ini karena penulisan yang betul adalah "dilarang", bukan "di larang", ya.

sumber: es.scribd.com

Baca Juga: 25 Kata Ini Sudah Masuk KBBI Lho, Termasuk Kata 'Oppa' dan 'Boba'!

Menulis itu gak susah kok. Yang susah adalah menumbuhkan keinginan belajar. Yang masih belajar nulis, boleh banget gabung di Cabaca. Caranya, buka aja web atau aplikasi Cabaca pakai akun kamu, kemudian cari tanda plus (+) di bagian bawahnya. Kamu bisa mulai nulis dari situ lho, tinggal upload aja. Yuk, download aplikasi Cabaca di Play Store. [Asya]

Baca novel Indonesia di Cabaca