Apa itu Lebaran Ketupat dan Sejarahnya-Di tanah Jawa, ada tradisi idul fitri lebaran ketupat. Idul Fitri sendiri diperingati pada tanggal 1 Syawal. Sedangkan lebaran ketupat dirayakan setelah satu minggu hari raya idul fitri, atau sekitar tanggal 8 Syawal.

Pada tanggal tersebut, adalah tanggal mula lebaran ketupat. Biasanya akan berakhir dalam waktu seminggu. Barangkali kamu masih belum paham, sebenarnya lebaran ketupat itu apa. Yuk simak penjelasan lengkapnya!

Baca Juga:  10 Ide Hampers Lebaran yang Murah Meriah

Apa Itu Lebaran Ketupat dan Sejarahnya?

Berikut adalah penjelasan mengenai lebaran ketupat termasuk sejarahnya!

Siedoo

Pengertian Lebaran  Ketupat

Kupatan atau lebaran ketupat adalah perayaan lebaran di tanggal 8 syawal oleh setiap keluarga dengan membuat makanan yang terdiri dari ketupat dan beberapa lauk-pauk untuk kemudian di antarkan kepada tetangga atau sanak saudara lebih tua.

Lebaran ketupat menurut Islam tidak mempunyai dasar hukum. Tidak ada hadist shahih yang menjelaskan mengenai hal tersebut. Namun, lebaran ketupat masuk dalam kategori tradisi Islam nusantara.

Jadi, apabila tidak dilakukan, kamu tidak akan mendapatkan dosa. Apabila dilakukan, kamu juga tidak mendapatkan pahala lebaran ketupat. Tapi, barangkali kamu akan mendapatkan pahala karena berbagi makanan dengan tetangga. Asalkan hal tersebut tidak memberatkan kemampuanmu.  Wallahua’lam bishshawab.

Sejarah Lebaran Ketupat

suaraislam.com

Menurut sejarah, awalnya masyarakat Jawa melaksanakan tradisi lebaran ketupat dengan tujuan untuk memuja Dewi Sri. Dewi Sri merupakan Dewi Pertanian dan Kesuburan. Hal tersebut tentunya tidak luput dari agama yang berkembang ketika itu.

Namun, Sunan Kalijaga, penyebar agama Islam di tanah Jawa, menggeser makna dari Lebaran Ketupat. Sunan Kalijaga mengajarkan kepada penduduk bahwa hanya Allah yang pantas disembah dan tidak ada Dewi di dalam agama Islam.

Lebaran Ketupat tetap dilaksanakan sebagai simbol kebersamaan dan lambang kasih sayang. Dalam agama, hal ini diperbolehkan karena sudah mengalami akulturasi dan pengubahan makna. Wallahua’lam bishshawab.

Semuanya kembali kepada niat kita. Lebaran Ketupat haruslah menjadi simbol sebagai ucapan syukur kepada Allah SWT, karena berkat karunianya, kita masih diberikan rejeki dan kelapangan hidup.

Baca Juga: 8 Menu Lebaran Sehat yang Wajib Dicoba

Filosofi Lebaran Ketupat

Ketupat sendiri mempunyai fisolofi yang cukup dalam. Ketupat berasal dari kata kupat atau ngaku lepat (mengakui kesalahan) dan laku papat yang berarti empat tindakan.

Mengakui kesalahan dapat dilakukan dengan sungkeman atau bersalaman. Tradisi ini dilakukan untuk memohon maaf kepada orang yang lebih tua.

Makna mengakui kesalahan mengajarkan kita untuk selalu menghormati orang tua dan mengharapkan bimbingan mereka. Dengan lebaran ketupat, kamu akan diajak untuk memaafkan dengan penuh ikhlas.

Sedangkan laku papat yang berarti empat tindakan, terdiri dari Lebaran, Luberan, Leburan dan Laburan. Berikut merupakan penjelasannya:

  1. Lebaran artinya menandakan hari raya lebaran yang telah selesai, sekaligus menandakan bahwa puasa Ramadan telah berakhir.
  2. Luberan diibaratkan bagaikan air tumpah. Luberan ini mempunyai makna berbagi kepada fakir miskin dari orang-orang mampu atau memiliki kelebihan harta.
  3. Leburan adalah meleburkan dosa dengan saling bermaaf-maafan satu sama lain. Dengan begitu, dosa kita akan terampuni dan kita kembali suci.
  4. Laburan berasal dari kata labur atau kapur putih. Maknanya adalah hati seorang muslim akan kembali jernih dengan berbagai ibadah yang telah dilakukan.
Baca Juga: 10 Tradisi Lebaran di Dunia, Mana Paling Unik?

Tradisi Islam setiap negara pasti berbeda. Meskipun demikian tradisi ini bukanlah suatu hal haram, karena bagian dari kebudayaan negara itu sendiri dan niatnya harus dikembalikan kepada Allah SWT.

Sembari makan ketupat, baca novel aja, yuk. Download aplikasi Cabaca di Google Play dan dapatkan novel-novel keren setiap harinya. Dengan membaca akan mengurangi overthinking.

Mengapa harus Cabaca? Berbeda dengan platform baca novel digital yang lain, seluruh novel-novel yang diterbitkan Cabaca telah lulus kurasi. Jadi, dijamin kamu akan mendapat pengalaman membaca yang lebih baik dan menyenangkan! Kamu baca melalui website Cabaca di sini. [Lisma]

Baca novel Indonesia di Cabaca