7 Tips Menulis Cerita Horor, Biar Viral!

7 Tips Menulis Cerita Horor, Biar Viral - Kamu pencinta horor dan ingin menuliskan cerita horor pertamamu? Atau kamu penulis yang ingin berganti genre? Atau kamu ingin mempertajam kemampuanmu dalam menulis horor?

Tenang saja! Menulis cerita horor itu bisa dipelajari  kok! Namun, sebelum itu kamu harus paham apa sih itu cerita horor atau genre horor?

Grid.ID

Apa Itu Cerita Horor?

Menurut Wikipedia Fiksi atau cerita horor adalah salah satu genre cerita yang bertujuan untuk menimbulkan rasa takut bagi para pembacanya. Biasanya fiksi horor berisi cerita tentang makhluk-makhluk yang menyeramkan, biasanya makhluk-makhluk ini akan dijadikan tokoh antagonis atau lawan pemain utama dari cerita.

Tips Menulis Cerita Horor

Berikut adalah beberapa tips untuk menulis cerita horor yang bisa kamu aplikasina ke naskahmu!

1.   Pelajari naluri ketakutan manusia

Hal utama dalam bacaan horor adalah memberikan nuansa ketakutan bagi pembacanya. Dengan memberikan naluri-naluri ketakutan manusia, diharapkan pembaca akan menyukai ceritamu maupun membuat bulu kuduknya berdiri.

Naluri ketakutan biasanya terdiri dari beberapa hal, seperti kegelapan, ketinggian, ular, laba-laba, atau pun menunjukan kedatangan dari makhluk supernatural seperti poncong, genderuwo, kuntilanak, badarawuhi maupun makhluk astral lainnya.

Baca Juga: 10 Novel Horor Indonesia yang Bisa Dibaca di Cabaca

2.   Ketahui tentang ketegangan sosial

Ketegangan sosial terbangun karena adanya berhubungan dengan orang lain. Ketegangan ini akan membuat tokoh utamamu jungkir balik dan membuatnya terasa tidak berdaya. Contoh ketegangan yang sering ada di novel horor adalah penguntitan, pengejaran, dan segala proses sebelum memasuki konflik utama.

3.   Berikan suasana yang tepat

Tips menulis horor selanjutnya yang perlu kamu perhatikan adalah membangun suasana yang tepat dalam cerita tersebut. Suasana ini nantinya bisa berpengaruh dalam subgenre horor yang dapat kamu usung.

Semisal kamu ingin menuliskan thriller-horor, tentunya bukumu haruslah ditulis dengan tempo cepat. Beda lagi kalau kamu menulis romance-horor, kamu bisa memperlambat tempo.

4.   Tentukan tujuan dari ceritamu

Kebanyakan penulis horor hanya berfokus kepada memberikan ketegangan. Namun, karena hal tersebutlah tujuan dari cerita menjadi tidak jelas. Alangkah baiknya sebelum memulai menulis, usahakan susun struktur ceritamu. Fokuskan juga kepada pemencahan masalah.

5.   Sudut Pandang yang memberikan dampak berbeda

Tips menulis cerita horor yang harus kamu cermati adalah bagaimana kamu memilih sudut pandang penceritaan. Sebelum menuliskan ceritamu, pahami terlebih dahulu sudut pandang mana yang akan memberikan ketegangan.

Kamu juga bisa menulis beberapa paragraf dalam berbagai sudut pandang berbeda. Dari sana kamu nanti bisa mengambil POV apa yang akan kamu pakai.

6.   Perhatikan dasar kepenulisan

Dalam menulis horor, kamu harus memperhatikan dasar kepenulisan novel. Dasar itu terdiri dari konflik utama tokoh, ketakutan atau perjuangan apa yang sedang dia hadapi, keputusan dalam memecahkan masalah, cara mengalahkan atau melarikan diri dari musuh, akibat dari tindakan mereka, termasuk juga sebab akibat dari cerita tersebut.

Supaya novelmu lebih bagus lagi, usahakan pula menulisnya sesuai PUEBI. Perhatikan pula tagging dialog dan baca ulang kembali.

7.   Cari sesuatu yang unik

Di bawah matahari, memang tidak pernah ada yang benar-benar baru, tapi kamu bisa mencari sesuatu yang unik untuk membuat ceritamu berbeda daripada lain. Contohnya dengan membuat makhluk astral yang tidak pernah ada di mana pun.

Baca Juga : 7 Thread Horor di Twitter yang Viral dan Nyeremin

Itulah tujuh tips menulis novel horor yang bisa kamu terapkan mulai sekarang. Agar tulisanmu semakin bagus, perbanyak membaca novel horor, semisal novel-novel yang ada di Cabaca.

Di Cabaca, kamu juga bisa menulis ceritamu sendiri loh! Kamu tinggal masuk ke aplikasi Cabaca, lalu klik tombol plus (+) di bagian bawah layar. Selanjutnya, kamu tinggal nulis deh!

Baca novel Indonesia di Cabaca