Baru-baru ini Bumi Manusia menjadi pembicaraan hangat karena dijadikan film. Tapi tak banyak yang tahu sosok di balik penulis Bumi Manusia. Siapakah dia? Yups, dialah Pramoedya Ananta Toer.

Pramoedya Ananta Toer atau yang akrab dipanggil Pram merupakan penulis kawakan yang lahir di Blora, Jawa Tengah, 6 Februari 1925. Beliau meninggal pada umur 81 tahun. Pram sudah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 42 bahasa asing.

Banyak sekali, kan? Nah, berikut adalah beberapa novel Pramoedya Ananta Toer yang harus dibaca selain Bumi Manusia.

Baca Juga: 7 Karya Arswendo Atmowiloto yang Wajib Dibaca

1. Anak Semua Bangsa

Sumber: www.kitareview.com

Anak Semua Bangsa merupakan buku kedua dari Seri Tetralogi Buru.

Buku ini bercerita tentang Minke yang harus terlepas dari dukacita terhadap kematian istrinya, Annelis Mellema. Atas usul Jean Marais, Minke disarankan untuk belajar bahasa Melayu. Di sanalah, ketika dia disuruh mewawancari seorang pemuda dari Cina yang tergabung dalam organisasi angkatan pemuda Cina yang bernama Khow Ah Soe, Minke menemukan sesuatu yang akan mengubah hidupnya selamanya.

2. Jejak Langkah

Sumber: www.kitareview.com

Kalau sudah membaca Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa, jangan lupa baca juga Jejak Langkah. Pasalnya buku ini merupakan buku ketiga dari Seri Tetralogi Buru.

Jejak Langkah masih menceritakan tentang Minke. Dalam novel ini disebutkan jika Minke pindah dari Surabaya ke Betawi (Batavia), ibu kota Hindia Belanda, untuk melanjutkan pendidikan di sebuah sekolah kedokteran. Tapi karena satu dan dua hal, Minke akhirnya menyadari bahwa jurnalistik adalah passion-nya. Maka, dimulailah perjalanan Minke.

3. Rumah Kaca

Sumber: medium.com

Novel ini merupakan buku terakhir dari Seri Tetralogi Buru. Novel penutup ini berbeda sudut pandang dari tiga buku lainnya. Apabila ketiga buku lainnya si tokoh aku adalah Minke, maka di buku ini, tokoh akunya adalah Jacques Pangemanann. Di mana Jacques diberi tugas untuk mematai-matai Minke dari sebelum, saat, dan sesudah Minke diasingkan dari pulau terpencil di Maluku Utara.

Baca Juga: 7 Tipe Pembaca Berdasarkan Karakter Disney Princess Favorit

4. Gadis Pantai

Sumber: goodreads.com

Salah satu bentuk feodalisme pada masyarakat Jawa zaman dahulu, menganggap perempuan adalah orang yang harus diatur-atur dan tidak boleh memiliki prinsipnya sendiri. Dari situlah, Pram menuliskannya ke dalam sebuah novel berjudul Gadis Pantai. Secara garis besar, novel ini terdiri dari lima babak, yaitu: Gadis Pantai meninggalkan kampung, Gadis Pantai beradaptasi di rumah Bendoro, Gadis Pantai sebagai istri Bendoro, Gadis Pantai mengunjungi orang tuanya, dan Gadis Pantai diceraikan.

5. Arok Dedes

Sumber: alisarbi.wordpress.com

Novel ini didasari dari cerita rakyat Nusantara, yaitu Ken Arok dan Ken Dedes. Dalam novelnya, Pram mengajak kita (pembacanya) untuk melihat bagaimana sebuah kudeta itu ada dan bagaimana untuk memenangkannya.

6. Arus Balik

Sumber: dedikbaihaqi.blogspot.com

Arus Balik adalah novel berlatar sejarah dan menjadi salah satu novel Pramoedya Ananta Toer yang harus dibaca selain Bumi Manusia. Pada zaman Majapahit, Nusantara adalah negeri yang penuh kejayaan. Nusantara bahkan merupakan kesatuan maritim dan kerajaan laut terbesar di dunia. Namun, suatu hari, semua mimpi yang indah untuk hidup damai di Nusantara berubah total ketika Portugis datang. Majapahit mulai surut pengaruhnya dan pamor Kesultanan Demak semakin naik.

7. Larasati

Sumber: medium.com

Larasati menyuguhkan cerita mengenai era revolusi Kemerdekaan Indonesia dari kacamata seorang aktris film. Seperti dalam buku-buku lainnya,  Pram senantiasa jujur mengenai apa yang terjadi dan borok apa yang ada saat peristiwa (yang mendasari lahirnya novel Pram) itu berlangsung.

Baca Juga: Jam Baca Nasional: Cara Baca Novel Gratis di Cabaca Gak Pakai Mikir!

Nah, itulah tujuh novel Pramoedya Ananta Toer yang harus dibaca selain Bumi Manusia. Manakah yang sudah kalian baca? Atau, manakah yang akan kalian baca? Di Cabaca.id juga ada banyak novel Indonesia yang bisa kalian baca. Baca novel gratis yuk di Cabaca pada jam baca nasional. Jangan lupa, install aplikasi Cabaca di Play Store!

Unduh aplikasi Cabaca di Google Play supaya bisa baca gratis!