6 Negara yang Berhasil Menerapkan New Normal - Tidak ada dunia yang benar-benar siap melawan Covid-19. Wabah ini tiba-tiba datang dan memporak-porandakan segala kewajaran dalam hidup kita. Maka, suka atau tidak suka, kita harus mengubah beberapa kebiasaan, seperti mengurangi jabat tangan, harus menjaga jarak, sampai tetap di rumah saja apabila tidak ada keperluan penting.

Dari situlah, istilah New Normal mulai digaungkan. New Normal atau Kenormalan Baru, yakni suatu cara hidup baru di tengah pandemi. Kita diizinkan beraktivitas dengan mematuhi protokol-protokol kesehatan. New Normal di Indonesia sendiri masih menjadi pro dan kontra karena kasus pasien positif Covid-19 hingga tulisan ini dipublikasikan masih terus mengalami peningkatan.

Namun, di luar sana ada beberapa negara yang berhasil menerapkan new normal. Apa saja itu? Kuy, inilah mereka.

1. China

This is one of the three photographs from a series that I clicked to portray “The three wise monkeys” in the modern era.
Sumber: cnbcindonesia.com

China menjadi negara pertama yang melaporkan adanya wabah Covid-19. Kota Wuhan, yang dicurigai sebagai awal mula semua ini, sempat ditutup total. Namun, sekarang China sudah berhasil menekan angka penyebaran. Hal ini dikarenakan mereka melakukan pembatasan besar pada pergerakan orang. Kini, New Normal di China mengharuskan murid sekolah disterilisasi sebelum masuk kelas, memanfaatkan robot untuk mengantarkan makanan ke pengunjung, dan lain sebagainya.

2. Taiwan

If you use this photo, I would be very appreciative if you would please credit in the caption or meta to "www.distel.co".
Sumber: cnnidonesia.com

Taiwan menjadi salah satu negara yang berhasil menekan penyebaran Covid-19. Dilaporkan bahwa Taiwan hanya mempunyai 440 kasus positif tanpa ada penambahan kasus baru. Untuk New Normal, Taiwan menyediakan taksi dan hotel karantina. Kedua hal ini khusus diperuntukan bagi turis atau warga asing yang baru tiba di sana.

3. Kanada

Sumber: travel.tempo.co

Persiapan Kanada dalam menghadapi wabah Covid-19, patut diacungi jempol. Pemerintah menggelontorkan sejumlah dana untuk karyawan dan buruh supaya tidak bekerja di luar rumah. Mereka juga tidak membatasi orang yang akan dites, serta memiliki perawatan kesehatan publik yang baik.

Baca Juga: 7 Film Indonesia yang Tunda Rilis Karena Wabah COVID-19

4. Georgia

Sumber: agenda.ge

Pola pikir kritis masyarakat dan keseriusan pemerintah dalam menangani pandemi, membuat Georgia patut menjadi contoh. Georgia memang negara kecil, tapi mereka sudah belajar untuk cepat beradaptasi dan tidak menggampangkan sesuatu.

5. Islandia

Sumber: cnnindonesia.com

Dalam New Normal ini, Islandia melarang warganya untuk berkumpul lebih dari 20 orang. Pemerintah setempat menyuruh turis yang pulang dari perjalanan luar negeri melakukan tes dan karantina mandiri. Mereka juga melindungi kelompok rentan dari paparan virus.

6. Hongkong

Apart but still connected
Photo by Mati Flo / Unsplash

Untuk hidup berdampingan dengan Covid-19, pemerintah Hongkong melakukan sejumlah kebijakan, seperti tetap menjaga jarak, membatasi pertemuan publik dengan maksimal delapan orang, mengizinkan pertemuan besar kegiatan agama dengan catatan tidak makan atau pun minum selama acara, mengizinkan maksimal 50 orang untuk menghadiri acara pemakaman serta pernikahan, menyediakan disinfektan di ruang publik, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 10 Situs Resmi untuk Pantau Penyebaran Virus Corona

Dalam menghadapi Covid-19, pemerintah kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita juga harus membantu dengan cara menjalankan aturan yang berlaku. Semoga Indonesia bisa menjadi negara yang berhasil lawan Corona, ya.

Dan untuk menemani hari-hari gabutmu dalam membantu pemerintah itu, kamu bisa menghabiskan waktu dengan membaca novel di Cabaca. Di sana kamu akan menemukan novel-novel baru dan GRATIS setiap bulannya. Bersama Cabaca, #BacaAjaDulu... [Lisma]

Suka baca novel gratis? Yuk, install Cabaca!