6 Kampus yang Menyumbang Banyak Menteri - Dalam menjalankan kepemerintahan, Presiden dan Wakil Presiden tidaklah bisa berjalan sendiri. Mereka membutuhkan para menteri yang bertugas untuk mengurusi setiap bidang yang ada di suatu negara, sebutlah seperti bidang perencanaan pembangunan, perekonomian, keuangan, perindustrian, perdagangan, pertanian, ketenagakerjaan, kesehatan, kehutanan, dan lain sebagainya.

Hingga saat ini telah banyak usulan tentang daftar nama calon menteri kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin 2019-2024. Tapi tahukah kamu, bahwa menteri tidak bisa dipilih secara sembarangan. Selain harus memiliki jam terbang tinggi dalam bidangnya, para menteri juga harus mengenyam pendidikan yang tinggi (kecuali dalam beberapa kasus, menteri hanya dipilih berdasarkan pengalamannya saja). Dan inilah daftar kampus para menteri.

1. Universitas Indonesia

Universitas Indonesia merupakan salah satu kampus tertua di Indonesia. Didirikan pada tahun 1849, kampus ini dulunya bernama Dokter-Djawa School Batavia. Namun, pada tahun 1954, barulah namanya berubah menjadi Universitas Indonesia. Kampus yang memiliki alumni sebanyak 400 ribu orang ini, didirikan karena pada waktu itu pemerintah kolonial Belanda membutuhkan asisten dokter tambahan yang memegang sertifikat untuk melakukan perawatan-perawatan tingkat dasar serta mendapatkan gelar Dokter Jawa (Javanese Doctor). Seiring dengan berjalannya waktu, kampus ini menambah beberapa fakultas, seperti: ekonomi dan bisnis, hukum, teknik, farmasi, psikologi, ilmu pengetahuan budaya, dan lainnya.

Beberapa menteri yang lulusan kampus ini, antara lain Sofyan Djalil, Puan Maharani, Bambang Brodjonegoro, Nila Moeloek, Khofifah Indah Parawansa (S2), Rudiantara, Andrianof Chaniago dan masih banyak lagi.

2. Institut Teknologi Bandung

Intitut Teknologi Bandung didirikan pada 3 Juli 1920 dengan nama TH te Bandoeng. Lalu pada 2 Maret 1959, barulah resmi sebagai ITB. Tujuan awal pendirian kampus ini adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik yang menjadi sulit karena terganggunya hubungan antara negeri Belanda dan wilayah jajahannya di kawasan Nusantara, sebagai akibat pecahnya Perang Dunia Pertama.

Alumni ITB yang menjadi menteri, sebut saja Arief Yahya, Indroyono Soesilo, dll.

3. Universitas Gadjah Mada

Kampus yang dikenal dengan nama UGM ini, didirikan pada 19 Desember 1949. UGM juga menjadi universitas pertama yang didirikan oleh Pemerintah Republik Indonesia setelah Indonesia merdeka. Sebagian besar fakultas dalam lingkungan Universitas Gadjah Mada terdiri atas beberapa jurusan/bagian dan atau program studi. Kegiatan Universitas Gadjah Mada dituangkan dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Alumni lulusan UGM yang pernah jadi menteri Indonesia adalah Pratikno, Retno Lestari Marsudi, Basuki Hadimuljono, Anies Baswedan, Muhammad Nasir, dll.

Baca Juga: 5 Tugas Ospek yang Seharusnya Ada di Kampus Indonesia

4. Universitas Airlangga

Universitas Airlangga didirikan pada tanggal 10 November 1954, bertepatan dengan hari pahlawan yang ke-9. Kampus ini terletak di Gubeng, Surabaya, Jawa Timur. Nama Airlangga sendiri diambil dari nama Raja Rakar Galu Sri Lokeswara Dharmawangsa Airlangga Anantawikramattungadewa atau dikenal dengan nama Prabu Airlangga.

Alumni dari kampus ini yang pernah menjalankan tugas menteri, misalnya Ignasius Jonan, Khofifah Indar Parawansa, dsb.

5. Institut Pertanian Bogor

IPB atau kependekan dari Institut Pertanian Bogor ini, merupakan kampus yang didirikan pada 1 September 1963. Secara historis, kampus ini merupakan bentukan dari lembaga-lembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian serta kedokteran hewan.

Alumni dari kampus ini di antaranya Suswono, Mustafa Abubakar, dll. Selain itu, presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono juga meraih gelar doktornya di IPB. Apakah ada menteri 2019 yang lahir dari kampus ini?

6. Universitas Padjadjaran

Unpad atau yang biasa dikenal dengan Universitas Padjadjaran berpusat di kota Bandung. Kampus yang didirikan pada 11 September 1957 ini, mengambil nama "Padjadjaran" dari nama kerajaan Sunda, yakni Kerajaan Padjadjaran, yang dipimpin oleh Raja Prabu Siliwangi atau Prabu Dewantaprana Sri Baduga Maharaja.

Arief Yahya, Ferry Mursyidan Baldan, adalah beberapa nama yang menjadi alumni dari Unpad.

Baca Juga: 10 Kelebihan Anak Perantauan

Apakah kampus incaranmu menyumbang banyak menteri juga dalam kabinet Indonesia? Atau jangan-jangan kalau kalian ingin jadi menteri? Menteri penulisan novel debut, misalnya, hehehe. Yuk, wujudkan mimpimu jadi penulis novel di Cabaca dan dapatkan kontrak sekaligus honornya! Kapan lagi kan punya hobi yang dibayar? Kirimkan naskahmu sekarang!

Install dulu aplikasi Cabaca di Play Store dan baca novel gratis!

Jadilah penulis resmi Cabaca yuk, unduh aplikasinya sekarang!