12 Fakta tentang Kartini yang Perlu Kamu Tahu – Ibu kita Kartini merupakan wanita menginspirasi. Sebelum membahas fakta tentang Kartini, kamu perlu tahu biografi singkat R.A. Kartini. Nama asli Kartini adalah Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat. Dia adalah wanita pemberani yang menuntut hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan berpartisipasi dalam kegiatan publik.

Wah, menginspirasi sekali, ya. Baiklah, berikut merupakan 12 fakta tentang Kartini yang perlu kamu tahu untuk memperingati hari Kartini pada tanggal 21 April.

1.  Lahir dari Keluarga Bangsawan dan Ulama

Kartini terlahir dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M. A. Ngasirah. Ayah Kartini merupakan keluarga priyayi atau bangsawan Jawa, yang menjabat sebagai bupati negara. Sedangkan ibunya, adalah putri dari seorang kyai di Kota Jepara.

2.  Punya Saudara Tiri

Waktu zaman dulu, Kolonial Belanda memberi perintah kalau seorang bangsawan harus menikah dengan sesama bangsawan. Karena itulah, ayah Kartini menikah lagi.

3.  Dua Arti nama R.A.

Singkatan R.A. mempunyai dua arti berbeda. Pertama, menurut tradisi jawa, seorang wanita keturunan bangsawan yang belum menikah, disebut Raden Ajeng. Setelah menikah, gelar itu berubah menjadi Raden Ayu.

4.  Gemar Membaca

Membaca selalu memberikan banyak wawasan. Salah satunya Kartini. Karena hobi membaca inilah, pikiran Kartini menjadi kritis. Buku yang dibacanya seperti Max Havelaar, Surat-Surat Cinta karya Multatuli, serta surat kabar De Locomotief.

5.  Gemar Menulis dan Berkirim Surat

Setelah berhenti sekolah, Kartini tetap mengasah kemampuannya dalam berbahasa Belanda. Dia pun sering berkirim surat kepada temannya yang berada di Eropa. Lewat surat itulah, Kartini membagikan cerita dan pikirannya.

6.  Surat Kartini Dibukukan dan Diterjemahkan dalam Beberapa Bahasa

Surat-surat Kartini dikumpulkan dan dibukukan oleh J. H. Abedanon, dengan judul Door Duisternis tot Licht. Kemudian diterjemahkan dalam bahasa Melayu oleh Armine Pane, dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang. Lalu diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh Agnes Louise Symmers, dengan judul Letters of a Javanese Princess.

Baca Juga: 3 Penulis Indonesia yang Masuk Daftar Pahlawan Nasional

7.  Menikah dengan Pria 26 Tahun Lebih Tua

Pada zaman dahulu, perjodohan adalah hal wajar. Kartini pun dipaksa menikah dengan seorang bupati Rembang bernama Raden Adipati Joyodiningrat. Keduanya terpaut usia 26 tahun.

8.  Mendirikan Sekolah Khusus Perempuan

Pada tahun 1903, dengan izin suami dan pemerintah Belanda, Kartini akhirnya menggenapi sebuah mimpinya, yakni mendirikan sekolah khusus perempuan tanpa memandang status keluarga.

9.  Dikaruniai Satu Anak Laki-laki

Dari pernikahannya, Kartini dikarunia seorang anak lelaki bernama Soesalit Djojoadhiningrat. Namun, empat hari setelah melahirkan, Kartini harus mengembuskan napas terakhir.

10.  Namanya Diabadikan sebagai Nama Jalan di Belanda

Perjuangan Kartini tidak hanya diapresiasi pihak Indonesia, melainkan juga Belanda. Namanya diabadikan menjadi nama jalan di Belanda, tidak hanya satu, melainkan untuk empat jalan. Keempatnya adalah R. A. Kartinistraat di Utrecht, Jalan Kartini di Haarlem, Jalan R. A. Kartinistraat di Venio, dan jalan R. A. Kartinistraat di ibukota Belanda, Amsterdam.

11.  Dijadikan Nama Pantai

Salah satu pantai di Jepara menggunakan nama Kartini sebagai apresiasi dan rasa bangga. Di pantai ini juga terdapat patung kura-kura terbesar di dunia.

12.  Museum RA. Kartini

Di tempat kelahirannya, Jepara, didirikan museum RA. Kartini. Koleksi museum ini beragam, mulai dari barang-barang Kartini sampai cerita mengenai Kartini semasa hidup.

Baca Juga: 8 Penulis Perempuan dengan Pendapatan Terbanyak

Setelah mengetahui fakta mengenai Kartini, sudahkah kamu mengetahui fakta lain, yakni membaca novel tidak perlu ribet lagi? Kamu cukup mengunduh aplikasi Cabaca di Google Play dan kamu dapat membaca ratusan novel dari gawaimu, GRATIS. Asyik sekali, kan? [Lisma Laurel]