101 Istilah Dalam Dunia Penerbitan yang Kamu Wajib Tahu-Seberapa banyak istilah dalam dunia penerbitan yang kamu tahu? Dunia penerbitan maupun kepenulisan adalah dunia yang luas.

Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui istilah dalam dunia penerbitan sebelum masuk kedalamnya. Apa aja? Simak penjelasannya berikut ini ya!

Mediaini.com

101 Istilah Dalam Dunia Penerbitan

Berikut merupakan beberapa istilah yang akan sering kamu dengar apabila memasuki dunia ini:

  1. Acquiring/Acquisition Editor: seseorang yang bertugas untuk menemukan penulis ataupun naskah potensial untuk diajak bekerja sama dalam menerbitkan naskah.
  2. Alur Penerbitan: proses dari dilalui sebuah buku untuk akhirnya diterbitkan. Dari revisi hingga buku sampai di tangan pembeli.
  3. Alur Cerita: jalan cerita dari fiksi.
  4. Antologi: kumpulan tulisan baik fiksi maupun non fiksi. Bisa ditulis oleh satu orang atau lebih.
  5. ARC : Advanced reader copy. Buku dummy sebelum dicetak massal. Nantinya dalam proses ini akan dilakukan revisi dan sebagainya.
  6. Back Cover: sampul belakang dari buku, terdiri dari blurb, identitas ISBN, dan semacamnya.
  7. Barcode: papan pengenal dari sebuah buku dan bisa dipindai.
  8. Bedah Buku: sebuah kegiatan untuk membicarakan buku yang sedang didiskusikan, baik kekurangan maupun kelebihannya.
  9. Benang Merah: kesinambungan antara awal sampai akhir cerita.
  10. Bibliophagist : kutu buku.
  11. Bibliosmia: tipe pembaca yang menyukai aroma buku.
  12. Bibliotaph: tipe pembaca yang suka menyembunyikan buku-buku koleksinya.
  13. Blurb: paragraf pematik mengenai isi buku yang letaknya berada di sampul belakang.
  14. Book bosomed: Orang yang selalu membawa buku ke manapun dia melakukan perjalanan.
  15. Book Hangover: Istilah untuk orang yang terjebak di dunia buku.
  16. Book Packager: Profesi yang menggagas maupun mengemas tulisan untuk menjadi buku cekat.
  17. Book Publisist: Profesi yang mempunyai tugas untuk mengenalkan sebuah buku hingga pembaca tertarik membeli.
  18. Book Review: Orang yang tugasnya mengulas buku.
  19. Book Spines: Punggung buku. Biasanya terdapat tulisan judul, nama penulis atau logo penerbit.
  20. Bookarazi: Sebutan untuk orang yang suka memfoto buku yang sedang dibacanya.
  21. Buku Pengayaan: buku yang ditulis berdasarkan kurikulum sekolah.
  22. Buku Referensi: buku yang khusus disusun untuk referensi siswa, contohnya kamus dan ensiklopedia.
  23. Cerpen: cerita pendek. Merupakan prosa yang menceritakan satu konflik. Dapat terdiri dari 5-10 lembar.
  24. Chapter: bab dalam buku.
  25. Copy Editor: disebut sebagai editor. Merupakan orang yang bertugas untuk membantu menyempurnakan naskah penulis.
  26. Cover: sampul depan dari sebuah buku. Biasanya mempunyai ilustrasi sedemikian rupa sehingga buku kamu terlihat lebih menarik.
  27. Co-Writer: penulis cadangan dari penulis utama. Nama dari co-writer umumnya akan dituliskan.
  28. CR:  Currently Reading. Digunakan untuk menyebut buku yang  sedang kita baca.
  29. Cross-Under: Pembaca dewasa yang membaca buku anak-anak maupun sebaliknya.
  30. Daftar Isi: daftar yang berisi isi sebuah buku.
  31. Distributor: bidang atau orang yang bekerja sebagai distribusi atau penyalur buku dari penerbit ke toko buku ataupun pembeli individual.
  32. DNF: Did Not Finish. Pembaca yang tidak menyelesaikan buku bacaannya karena tidak menyukai buku tersebut.
  33. DRS : Digital Reader Copy.  ARC dalam bentuk digital.
  34. Editor: seseorang yang bekerja sebagai pengedit naskah.
  35. Ending: akhir cerita. Bisa bahagia, sedih maupun menggantung.  
  36. Endrosment: komentar dari orang tentang sebuah buku.
  37. Epeolatry :  pemuja kata-kata dalam buku.
  38. Faksi: sebuah non fiksi (ditulis berdasarkan tentang data), tapi memakai bahasa fiksi yang luwes dan tidak kaku.  
  39. Fiksi: sebuah cerita berdasarkan imajinasi penulis.
  40. Gaha Bahasa Penulis: ciri khas penulis dalam menuliskan ceritanya, termasuk dalam pemilihan diksi.  
  41. Genre: jenis buku.
  42. Ghost Writer: penulis bayangan yang bertugas menulis atas nama orang lain.
  43. Glosarium: biasanya terdapat dalam buku non fiksi. Isinya adalah kata-kata sulit dalam buku yang disusun secara alfabetis, lalu diartikan dengan bahasa sederhana.
  44. GN: Graphic novel, adalah novel dalam bentuk gambar atau ilustrasi.
  45. Goodreas:  sebuah situs yang isinya tempat untuk mengulas buku.
  46. Halaman Prancis atau Prelim: bagian dalam buku yang menunjukan deksripsi buku dari mulai daftar isi, KDT, dll.
  47. Index: dapat ditemukan dalam buku nonfiksi, berisi tentang daftar  kata-kata penting yang ada dalam buku, sekaligus halaman tempat kata tersebut berada.
  48. Indie Publishing: menerbitkan buku sendiri.
  49. ISBN: kode unik untuk mengenali sebuah buku.
  50. Isi buku: keseluruhan dari bukumu.
  51. ISSN: International Standard Serial Number, merupakan nomor unik yang digunakan untuk identifikasi publikasi berkala media cetak ataupun elektronik.
  52. Jual Putus: sistem pembayaran untuk buku yang mana penulis hanya dibayar sekali dan tidak punya hak apa pun atas buku itu.
  53. Kontrak Oplah: surat perjanjian penerbitan yang berisi seberapa banyak sebuah buku dicetak.
  54. Kumcer: kumpulan cerpen.
  55. Librocubicularist: sebutan untuk orang yang suka baca buku di tempat tidur.
  56. Literary Agent: agen buku.
  57. Logophile: sebutan untuk orang yang suka dengan kata-kata.
  58. MOU: surat perjanjian antara penerbit dan penulis untuk menerbitkan sebuah buku.
  59. Naskah: sebutan untuk karya tulis yang belum menjadi buku.
  60. Non Fiksi: naskah yang dituliskan berdasarkan data, hasil riset, penelitian dan tidak mengandung imajinasi.
  61. Novel: prosa berbentuk fiksi yang panjangnya bisa 100 halaman ke atas.
  62. On going editing: dalam proses editing.
  63. Out of Character: karakter tokoh yang keluar dari karakter sebenarnya (karakter yang sudah dibangun sedari awal).
  64. Outline: kerangka karangan.
  65. Penerbit: sebuah usaha dagang yang bergerak dalam bidang pembuatan buku.
  66. Penerbitan buku direktori: penerbitan yang menerbitkan buku direktori, semisal buku telepon atau milis.
  67. Penerbitan buku umum: menerbitkan segala jenis genre buku.
  68. Penerjemah: orang atau beberapa orang yang menerjemahkan naskah dari satu bahasa ke bahasa lain.
  69. Pengarang: sebutan lain untuk penulis.
  70. Penyelia Akhir: pembaca terakhir sebelum sebuah buku naik cetak dan disebarluaskan secara massal.
  71. Perjalanan Naskah: sebuah proses buku yang terdiri dari penulis, editor, pemeriksa, penyelia akhir, persetujuan naskah dan naik cetak.
  72. Phsicologically believable: karakter yang serupa realita.
  73. Plagiat: kegiatan yang menirukan tulisan orang lain tanpa mengubahnya.
  74. Plagiator: orang yang melakukan kegiatan plagiat.
  75. Plot hole: celah logika cerita.
  76. Plot: sebab akibat yang menghubungkan keseluruhan cerita fiksi.
  77. POV : Point of View atau sudut pandang.
  78. Prequel & Sequel: istilah yang ada di buku seri. Prequel adalah cuplikan bagian buku sebelumnya. Sequel cuplikan buku selanjutnya.
  79. Print on demand: dicetak sesuai kebutuhan.
  80. Proof reader: profesi dalam kepenulisan yang bertugas mengoreksi kesalahan tik, tata letak, penempatan gambar, dan sebagainya.
  81. Publikasi: proses memperkenalkan buku tersebut kepada pembaca.
  82. Punggung Buku: sisi pinggir yang menghubungkan sampul depan dan belakang.
  83. Redaksi: bagian dari penerbitan yang tugasnya memeriksa naskah.
  84. Replotting: kegiatan menyusun ulang plot yang pernah dibuat.
  85. Reproduksi: proses sebelum produksi massal.
  86. Reread: membaca ulang buku yang pernah dibaca.
  87. Resensi Buku: kegiatan untuk mengulas sebuah buku.
  88. Revelation: pengungkapan misteri.
  89. Royalti: sistem pembayaran sesuai jumlah penjualan buku.
  90. Self Editing: kegiatan untuk mengedt atau memeriksa naskah secara mandiri.
  91. Self Publishing: menerbitkan novel sendiri dengan anggaran sendiri.
  92. Setting: gambaran dari tempat, waktu dan suasana pada karya tulis.
  93. SF : Science Fiction, adalah genre buku yang terbalut dalam fiksi pengetahuan.
  94. Sinopsis: ringkasan cerita dari awal sampai akhir.
  95. Standalone: istilah untuk buku yang tidak berseri.
  96. TBR : To Be Read, merupakan sebuah istilah untuk merunjuk buku yang akan dibaca.
  97. Teenlit: genre dalam novel. Biasanya untuk menggambarkan kisah remaja yang penuh percintaan.
  98. Toko Buku: tempat menjual buku.
  99. Tsundoku: orang yang senang membeli buku, tapi tidak membacanya.
  100. Vibe: nuansa abstrak dalam novel yang dirasakan pembaca.
  101. YA : Singkatan dari Young adult.  Salah satu genre buku. Artinya untuk pembaca remaja. tapi isinya tidak melulu tentang cinta.

Nah, kalau kamu tertarik menerbitkan naskah novelmu, lebih baik terbitkan di Cabaca! Berbeda dengan platform baca novel digital yang lain, Cabaca memberikan jaminan novel kurasi untuk setiap  novel  yang diterbitkan!

Novel terkurasi akan membuat pengalaman membaca lebih menyenangkan dan berkualitas. Temukan novel-novel digital terkurasi  di aplikasi Cabaca! Coba baca aja dulu novel-novelnya di sini.  [Lisma]

Baca novel Indonesia di Cabaca