10 Tradisi Lebaran di Dunia, Mana Paling Unik?

10 Tradisi Lebaran di Dunia-Setelah menjalankan puasa Ramadan, kini saatnya kita berlebaran. Di hari yang penuh bahagia ini, kita biasanya akan berkumpul dengan keluarga maupun sanak saudara. Semua umat muslim merayakannya dengan sukacita.

Perayaan ini biasanya dikenal dengan sebutan tradisi. Tradisi sendiri erat kaitannya dengan kebudayaan setiap daerah, sehingga antar satu wilayah dengan wilayah lain dapat berbeda. Tidak ada yang lebih baik atau buruk mengenai tradisi.

Baca Juga: 8 Menu Lebaran Sehat yang Wajib Dicoba

10 Tradisi Lebaran Unik di Dunia

Berikut merupakan beberapa tradisi lebaran di dunia yang sayanng untuk dilewatkan:

1.  Sungkeman atau Bersalaman (Indonesia)

suara.com

Kalau yang ini pasti tidak asing lagi, kan? Sungkeman adalah salah satu tradisi lebaran di Indonesia. Beberapa keluarga menerapkan aturan untuk sungkem, atau beberapa keluarga cukup bersalaman saja.

Keduanya tetaplah memiliki arti sama, yakni sebagai perwujudan permintaan maaf atas segala kesalahan yang pernah diperbuat. Sungkeman mauapun bersalaman dilakukan kepada anak muda kepada orang tua.

Selain sungkeman, biasanya juga diadakan acara halal bi halal, berkumpul di suatu tempat di hari setelah lebaran (umumnya alumni suatu instansi atau sebagainya).

2.  Seker Bayram (Turki)

Freeimages

Turki mempunyai tradisi unik bernama Seker Bayram. Setelah melakukan bermaaf-maafan, setiap keluarga akan mengantarkan manisan ke rumah-rumah tetangga. Seker Bayram pun menjadi nama lain Idul Fitri di negara Turki.

3.   Bajram (Kosovo)

Bajram adalah nama lain hari lebaran di Kosovo. Biasanya kalau hari raya tiba, para wanitanya akan menyiapkan makanan tradisional bernama Borek dan beberapa hidangan penutup lain. Setelah salah Ied, mereka akan keluar rumah dan berkeliling untuk memberikan selamat hari raya serta bermaaf-maafan.

4.   Perang Telur (Afghanistan)

jurnas.com

Afghanistan mempunyai tradisi lebaran unik bernama Tokhm-Jangi atau perang telur. Setelah melaksanakan salat Ied, masyarakat laki-lakinya akan berkumpul di lapangan. Sebelumnya mereka sudah membawa telur rebus.

Nantinya mereka harus memecahkan telur milik orang di sekitarnya. Pemenang adalah dia yang kulit telurnya tidak pecah sampai lomba berakhir.

5.   Menggelar Acara Kesenian (Arab Saudi)

Dunia Tempo

Di Indonesia, salah satu tradisinya adalah membuat kue tradisional lebaran. Namun, di Arah Saudi, sebelum idul fitri kebanyakan masyarakatnya akan menghias rumah dengan bermacam-macam pernak-pernik.

Lalu di Hari H, ada sejumlah pagelaran yang diadakan, seperti teater, baca puisi, pertunjukan musik sampai parade.  

6.  Berbelanja hingga Membuat Henna (India)

Kumparan

India mempunyai tradisi lebaran yang lebih unik. Di malam terakhir Ramadan, penduduknya akan berbodong-bodong ke Chaand Raat, yakni sejenis bazar. Penduduk pun dapat berbelanja sesuai selera.

Mereka biasanya berkeliling dengan memakai pakaian tradisional. Banyak pula yang menghias tangan dengan henna. Ketika lebaran tiba, mereka akan makan siwaiyaan, yakni makanan bihun manis kering yang disajikan dengan susu.

7.   Ziarah (China)

Liputan 6

Indonesia sendiri, ziarah merupakan kegiatan yang dilakukan pria muslim ketika hari terakhir Ramadan. Di Cina, kegiatan ziarah juga ada. Selain datang ke makam leluhur, mereka juga mendoakan ratusan ribu muslim yang tewas selama Dinasti Qing.

Ketika lebaran, muslim pria di Cina akan memakai jas khas dan peci putih, sedangkan perempuannya mengenaikan baju hangat dan kerudung setengah tertutup.

8.  Ranja (Mesir)

calonpengangguran.com

Masyarakat Mesir mempunyai tradisi lebaran berupa makan bersama di suatu tempat. Jenis makanan yang mereka makan bernama Ranja. Ranja adalah makanan khas yang terbuat dari ikan asin dan acar.

9.  Pertunjukan Tari sampai Makan Roti Khas

kompas

Setelah melaksanakan salat Ied, Penduduk Tunisia  akan menyambut lebaran dengan tari-tarian dan bermain musik. Lalu mereka juga memakan roti khas, yakni Baklawa dan Kaak. Setelah itu, orang Tunisia akan bersilaturrahmi ke rumah kerabat.  

10.  Bodo Kupat

Hipwee

Namanya tidak asing ya? Menilik dari sejarah, Suriname mempunyai kebudayaan yang mirip Indonesia karena kesamaan nenek moyang. Bodo Kupat tidak beda jauh dengan Kupatan di Indonesia.

Penduduk Suriname juga menyambut lebaran dengan kesenian Jaran Kepang, membunyikan petasan dan kembang api.

Itulah 10 tradisi lebaran unik dari berbagai belahan dunia. Kira-kira mana favoritmu?

Baca Juga: 20 Ucapan Selamat Idul Fitri 1443 H yang Bermakna

Untuk menghabiskan waktu lebaranmu, jangan hanya dihabiskan dengan overthinking saja, gaes. Mari membaca novel saja supaya waktunya berfaedah. Instal saja Cabaca di Google Play dan dapatkan novel kece setiap harinya.

Mengapa harus Cabaca? Berbeda dengan platform baca novel digital yang lain, seluruh novel-novel yang diterbitkan Cabaca telah lulus kurasi. Jadi, dijamin kamu akan mendapat pengalaman membaca yang lebih baik! Kamu baca melalui website Cabaca di sini. [Lisma]

Baca novel Indonesia di Cabaca