10 Tips Fokus Menulis, Cobain Yuk! – Pada sebagian penulis, menjaga fokus dalam menulis sangat sulit sekali. Salah satu dari mereka, pastilah kamu. Namun, jangan khawatir. Setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya kalau kamu ingin mencari. Baiklah, berikut tips fokus menulis yang khusus dihimpun dan dibagikan untukmu.

1.  Tetapkan Tujuan

Untuk memotivasi dirimu, tetapkan tujuan. Berapa lama naskah ini harus selesai? Nanti naskah ini akan dikirim ke mana? Dan tujuan-tujuan lainnya. Usahakan menulis satu bab saja setiap harinya. Kalau kamu menulis banyak bab dari novel berbeda, hal itu akan menyulitkanmu sendiri. Pada akhirnya, naskah itu tidak akan selesai. Atau kalau selesai pun, hasilnya tidak akan maksimal.

2. Menjadwalkan Waktu, Bukan Meluangkan Waktu

Menulis tidak harus dilakukan sepanjang waktu, terlebih untuk kamu yang punya kesibukan lain. Cukup satu atau beberapa jam setiap hari, pasti akan membuatmu konsisten. Tetapi menjadwalkannya adalah pilihan yang cukup baik. Jadi, tentukan goal menulismu, misal akan menulis dalam waktu berapa lama, 1 bulan, 3 bulan, atau 1 tahun? Tentukan target atau tanggal deadline-nya di awal. Setelah itu, bagilah lagi waktu ke dalam rentang waktu tersebut dengan hari-hari yang dapat ditentukan sendiri. Misal hanya bisa menulis di waktu weekend juga tidak masalah, tapi pastikan tentukan targetnya, entah itu berapa jam, berapa halaman, atau berapa kata. Boleh juga menentukannya dari waktu terproduktifmu, bisa jadi malam hari atau pukul 3 dini hari sepanjang tujuanmu juga jelas.  

3. Pilih Tempat yang Sesuai

Pilih juga tempat yang sesuai. Kalau kamu suka menulis dalam keadaan sepi dan butuh konsentrasi, kamar adalah pilihannya. Tapi, kalau kamu ingin menyegarkan pikiran juga, tanpa takut terdistraksi, bolehlah menulis di kafe dan semacamnya.

Photo by Quaid Lagan / Unsplash

4. Matikan Internet

Cara fokus menulis selanjutnya adalah mematikan internet. Biasakan untuk mengumpulkan bahan dan riset lengkap di awal sehingga pada saat menulis, kamu bisa menjauhkan dirimu dari ponsel dan internet. Tulisanmu pasti akan cepat selesai.

5. Gunakan Outline

Menggunakan outline atau tidak, itu kembali kepada proses kreatifmu sendiri. Namun, untuk kamu penulis pemula dan penulis yang sering kehilangan arah dan penulis yang suka berselingkuh naskah lain, sangat disarankan untuk membuat outline. Hal ini supaya tulisanmu cepat selesai serta kamu tahu keseluruhan dari ceritamu. Jika suatu waktu kamu harus ambil jeda, outline juga dapat membantumu untuk memulai kembali tanpa harus baca atau mengulang dari awal.

Baca Juga: 17 Quotes Tentang Menulis dari Penulis Favoritmu

6. Jangan Edit sambil Jalan

Sedikit sedikit edit, sedikit sedikit edit. Lama-lama naskah itu tidak akan selesai karena kamu hanya berfokus kepada satu hal. Lebih baik selesaikan semuanya. Endapkan selama sebulan atau lebih lama. Baru baca ulang dan revisi.

7. Beri Jeda Pikiran dan Tubuhmu

Akan ada saatnya dirimu merasa kelelahan dalam menulis. Kamu harus mengistirahatkan pikiran dan tubuhmu. Jalan-jalan atau sekadar membaca buku atau melakukan kegiatan lainnya. Kemudian, kembalilah menulis dengan pikiran segar.

8. Catat Kemajuan Menulismu dan Berikan Hadiah untuk Dirimu Sendiri

Mencatat kemajuan diri sendiri dan memberikan hadiah sebagai imbalan kerja keras, artinya kamu peduli terhadap dirimu. Dengan demikian, kamu akan lebih semangat lagi dalam menulis. Ingat ya, meaningful self reward, bukan pemborosan berkedok self reward.

9. Berkomunikasi dengan Teman Sesama Penulis

Tergabung dalam komunitas penulis, tentu bagus. Namun, jika kebetulan kamu tidak terlalu aktif dakam komunitas, pastikan punya beberapa kenalan atau teman sesama penulis. Lebih bagus lagi jika berasal dari beragam genre, seperti penulis koran, penulis platform, penulis buku cerita anak, dan penulis buku pengayaan. Jika kamu sedang meragukan tulisanmu sendiri, butuh motivasi dan semangat, silakan hubungi mereka. Berdiskusi dan bertukar pikiran, selama itu produktif, mengapa tidak?

Photo by Zhang Kenny / Unsplash

10. Perangi Rasa Mager

Mager adalah musuh bagi seorang penulis. Tapi wajar sih jika sesekali mager, manusia memang pada dasarnya pemalas. Tetapi tiap kali berlaku begit, coba dipikirkan lagi. Tidak ada siapa pun yang akan menyelesaikan tulisanmu kalau bukan kamu sendiri, kan?

Baca Juga: 5 Hal yang Bisa Dilakukan Ketika Diminta Merevisi Draf Novel

Itulah sepuluh tips supaya kamu fokus menulis. Tentunya, ini bukan hal baku. Setiap orang pasti punya cara masing-masing. Kalau kamu, bagaimana caranya agar tetap produktif? Jangan lupa baca novel Indonesia untuk cari inspirasi menulis hanya di Cabaca. Pakai aplikasinya di smartphone kamu ya! [Lisma]