10 Situs Resmi untuk Pantau Penyebaran Virus Corona - Beberapa waktu belakangan, seluruh dunia sedang digemparkan oleh wabah penyakit COVID-19 atau yang lebih sering disebut dengan virus Corona. Virus ini pertama kali terdeteksi pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China.

Seiring berjalannya waktu, virus tersebut menyebar ke berbagai dunia. Hingga tulisan ini dipublikasikan, saat ini telah ada sejumlah 126.410 kasus di berbagai negara. Dari jumlah itu, ada 68.313 kasus yang berhasil recovery dan ada 4.635 kasus yang berujung pada kematian.

Berdasarkan hal tersebut, sudah seyogianya kita memantau perkembangan dan persebaran virus jenis Covid-19 tersebut. Agar tidak terjebak hoax, berikut situs resmi yang dapat kita jadikan acuan untuk melihat perkembangan virus Corona.

1. WHO

Sudah sewajarnya organisasi kesehatan dunia menjadi salah satu rujukan kita untuk mendapatkan informasi akurat mengenai virus Corona. Kita bisa memperoleh daily reports dari WHO di www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019. Pada laman tersebut, akan ada banyak hal yang dapat diperoleh, mulai dari hal-hal mendasar seperti apa itu virus Corona, bagaimana gejalanya, bagaimana cara mencegahnya, laporan situasi, hingga travel advice yang berkaitan dengan penyebaran virus. Pastikan untuk mengecek laman ini ya!

2. Corona Arrangy

Sumber: corona.arrangy.com

Situs ini berasal dari perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Arrangy. Melalui corona.arrangy.com/en/ Arrangy menyajikan data kasus infeksi Corona dalam bentuk peta. Yang menarik, kita bisa tahu detail lokasi penyebaran virus di masing-masing negara hanya dengan meng-klik lokasi negara pada peta.

3. The Base Lab

Sumber: coronavirus.thebaselab.com

Sama seperti Arrangy, laman ini juga menampilkan peta saat dibuka. Sayangnya, peta tersebut tidak dapat di-klik seperti halnya Arrangy. Meski demikian, informasi yang ada di sana terbilang update. Selain itu. saat mengakses coronavirus.thebaselab.com kita juga akan mendapatkan tabel lengkap mengenai jumlah kasus dari berbagai negara serta berita aktual seputaran kasus Corona di dunia.

Baca Juga: 6 Penyakit yang Paling Sering Muncul dalam Novel

4. Healthmap

Situs yang satu ini dihadirkan oleh sekelompok peneliti dan epidomiologis dari rumah sakit Boston Children, yang dibantu oleh tim pengembang software-nya. Bukan sekali ini Healthmap berbagi informasi secara online melalui healthmap.org/en/, terutama saat terjadi wabah. Dalam laman ini juga terdapat peta buatan Mapbox yang merupakan hasil kolaborasi dengan OpenStreetMaps serta data yang merupakan hasil kontribusi dari banyak pihak. Yang membedakan laman ini, peta yang ada di dalamnya juga memberi animasi penyebaran virus corona SARS COV-2 mulai dari China hingga ke negara-negara lain. Tak hanya itu, kita pun dapat melihat orang-orang penyumbang pembaruan data di peta tersebut dengan mengklik tulisan “full list contributors” (daftar lengkap kontributor).

5. Johns Hopkins

Tak mau ketinggalan, Universitas John Hopkins di Amerika Serikat juga turut menyumbangkan informasi mengenai persebaran virus Corona di seluruh dunia. Pada laman coronavirus.jhu.edu, kita dapat menemukan peta interaktif yang memuat data kasus Corona di berbagai negara. Data di John Hopkins disebut-sebut lebih akurat dari peta digital yang dirilis WHO. Contohnya, saat peta WHO menunjukkan jumlah yang terinfeksi di Indonesia masih 19 orang, peta John Hopkins ini sudah menampilkan data 27 orang dan 2 orang sembuh.

Sumber: coronavirus.jhu.edu

Tak heran, data yang muncul di sini dikumpulkan dari berbagai sumber, yaitu WHO, US Centers for Disease Control and Prevention, National Health Commission of the People’s Republic of China, dan Dingxiangyuan, serta situs jejaring sosial tenaga medis yang menyediakan informasi kasus Corona secara real time. Oya, peta ini memiliki versi mobile sehingga kita bisa mengaksesnya melalui ponsel dengan mudah.

6. Nextstrain

NextStrain merupakan laman yang sedikit rumit. Pasalnya di nextstrain.org tidak hanya menampilkan peta interaktif dan grafis seperti yang lain, tetapi juga menampilkan perubahan genom dari virus SARS COV-2 yang sebelumnya dikenal dengan sebutan nCOV-2019. Jadi, ada peta yang menjabarkan mutasi dari virus-virus tersebut sejak muncul di Wuhan hingga akhirnya menyebar ke seluruh dunia. Meski begitu, data yang ada di sini terbilang akurat karena diperoleh dari GISAID, lembaga non-profit untuk berbagi data mengenai influenza di seluruh dunia. Nah, menurut data filogeni yang ada di situs ini, mutasi virus masih belum berubah banyak dari virus asli.

7. Kemenkes RI

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia juga menyediakan laman khusus terkait penyebaran virus Corona di Indonesia melalui infeksiemerging.kemkes.go.id. Laman ini memang tidak secanggih laman-laman sebelumnya yang memuat peta digital nan interaktif. Namun, data dan informasi di dalamnya cukup update dan menggambarkan situasi terkini virus Corona di Indonesia. Jadi, ada baiknya cek data di sini ya sebelum termakan hoax.

Baca Juga: 3 Penulis Indonesia yang Masuk Daftar Pahlawan Nasional

8. KawalCOVID19.id

Kalau situs yang satu ini merupakan situs inisiatif sukarela warganet Indonesia pro-data, terdiri dari praktisi kesehatan, akademisi, dan profesional. Situs ini hadir setelah akun Twitter dengan nama @KawalCOVID19 dibuat. Mengapa situs ini akurat? Laman KawalCOVID19.id dibentuk oleh warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri dan sudah lebih dulu hidup di lingkungan yang positif COVID-19. Jadi, ada bukti dan fakta yang ditampilkan di dalamnya, bukan hanya opini atau dugaan.

9. Pemprov DKI Jakarta

Sumber: corona.jakarta.go.id

Berhubung terinfeksi virus Corona yang ada di Indonesia tinggal di Jakarta, maka pemerintah DKI Jakarta akhirnya merilis laman corona.jakarta.go.id. Hingga tulisan ini dibuat, tercatat ada 34 kasus positif COVID-19. Selain memuat data yang terinfeksi, laman ini juga menampilkan jumlah orang yang berada dalam pemantauan serta yang berada dalam pengawasan, yang dibedakan menurut gejalanya.

10. Pemprov Jawa Barat

Laman ini juga dirlis dengan alasan serupa dari yang dialami Jakarta. Per 12 Maret 2020, dari 34 kasus positif Corona secara nasional, ada sejumlah 3 kasus aktif di Jawa Barat. Tak hanya data kasus Corona di Indonesia, kita juga dapat memperoleh informasi peta rumah sakit rujukan Corona di Jawa Barat.

Baca Juga: 10 Film Tentang Guru yang Inspiratif

Demikian kesepuluh situs yang dapat kita akses saat wabah Corona melanda Indonesia. Ingatlah selalu untuk menjaga kebersihan dan istirahat yang cukup agar terhindar dari penularan virus Corona. Selain itu, usahakan agar tidak panik ya bagaimanapun situasinya.

Jika ingin download novel Indonesia, jangan lupa kunjungi situs Cabaca.id. Sudah pasti legal dan anti bajakan! Unduh aplikasinya di Play Store sekarang! [Asya]

Pakai aplikasi Cabaca untuk baca novel Indonesia sekarang!