10 Cara Mengurangi Pemanasan Global yang Bisa Kita Lakukan – Menurut Wikipedia, pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Pemanasan global sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Pemanasan global bisa membuat gletser mencair, perubahan iklim yang tidak teratur, meluasnya penyakit, meningkatkan frekuensi badai, rusaknya ekosistem laut, dan masih banyak lagi.

Maka dari itu, kita harus mengurangi pemanasan global. Dan semua itu dimulai dari kebiasaan sendiri-sendiri. Berikut merupakan cara mengurangi pemanasan global yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk memperingati Hari Bumi Sedunia tiap 22 April.

1.  Speak Up

Rosie Fraser
Photo by Rosie Fraser / Unsplash

Selain mengubah pola hidupmu, kamu juga perlu speak up atau berbicara mengenai dampak negatif pemanasan global ini kepada banyak kalangan, mulai dari keluarga, teman terdekat, sampai di sosial media. Karena bagaimanapun, untuk menciptakan dunia yang lebih baik, kita tidak bisa seorang diri, melainkan harus bersama.

2.  Gunakan Energi Terbarukan

Photo by Chelsea / Unsplash

Dalam memilih kebutuhan rumah, usahakan memakai perusahaan utilitas, yang setidaknya menggunakan setengah daya dari angin atau matahari dan telah disertifikasi oleh Green-e Energy. Namun, apabila tidak memungkinkan kamu bisa menghemat listrik.

3.  Hemat Energi

Minimal corner
Photo by Shawn Sim / Unsplash

Matikan AC atau pemanas ruangan apabila tidak diperlukan. Kamu bisa membuat ruang menjadi menjadi lebih sejuk dengan menambah jendela di rumah. Atau apabila terlalu dingin, kamu bisa menutup saluran udara dari luar rumah.  

4.  Gunakan Peralatan Hemat Energi

Create beautiful fridge magnets from your memories and keep them in sight not only in the kitchen.

https://www.squared.one/category/photo-magnets
Photo by Squared.one / Unsplash

Peralatan rumah tangga menyumbang banyak kerusakan dalam atmosfer. Maka, dari itulah dalam membeli produk rumahan seperti lemari es, mesin cuci, dan lain sebagainya, carilah produk yang menggunakan label Environmetal Friedly atau Ramah Lingkungan.

5.   Kurangi Limbah Air

Red bridge and dirty river
Photo by Gabriele Stravinskaite / Unsplash

Menghemat air ternyata sangat membantu dalam mengurangi polusi karbon. Mulai sekarang kamu harus mempersingkat waktu mandi dan matikan keran air saat menyikat gigi. Kalau bisa, beralihlah juga ke perlengkapan rumah tangga yang berlabel WaterSense. Menurut EPA, apabila satu dari 100 rumah dilengkapi dengan perlengkapan hemat air, akan menghemat 100 juta kilowatt-jam listrik per tahun, yang artinya bisa menghindari 80.000 ton polusi pemanasan global.

Baca Juga: 7 Sayuran yang Awet Disimpan Tanpa Kulkas

6.  Belanja dan Habiskan Makanan yang Dibeli

Photo by Falaq Lazuardi / Unsplash

Kebanyakan orang belanja keperluan makanan dan tidak menghabiskannya, lalu sisa bahan itu akan dibuang ke tempat sampah. Namun, tahukah kamu karena hal itulah bisa menyebabkan pemanasan global. Dari situlah, mulai sekarang belanja seperlunya dan sisakan sedikit saja sampahnya, ya.  

7. Pilih Lampu LED

Idea.
Photo by Federico Bottos / Unsplash

Penerangan juga mengambil peran dalam pemanasan global. Dari situlah, usahakan agar memakai lampu LED, karena LED menggunakan energi hingga 80% lebih sedikit daripada lampu pijar konvesional. Harganya pun terbilang lebih murah dan dapat dipakai dalam jangka waktu lebih panjang.

8.  Cabut Steker

Apa pun peralatan listriknya, apabila tidak dipakai, usahakan mencabut steker alias stop kontak. Hal ini dikarenakan peralatan elektronik tetap menggunakan energi sekalipun menganggur atau tidak digunakan.

9.  Gunakan Kendaraan Hemat Bahan Bakar

student life in the evening hours
Photo by dominik reallife / Unsplash

Polusi dari kendaraan merupakan salah satu penyebab pemanasan global. Mulai dari sekarang, usahakan menghemat bahan bakar kendaraan dengan beralih ke sepeda atau menaiki kendaraan umum saja.

10. Menghemat Penggunaan Kertas

Sudah bukan rahasia lagi, industri kertas menjadi salah satu pemicu masalah pemanasan global. Apalagi, permintaan kertas tidak pernah berkurang. Banyak orang menggunakan kertas sekali pakai, lalu buang, contohnya kertas kemasan makanan, kertas ujian, sampai kertas terompet dan kembang api. Kita juga kerap membeli buku cetak yang kertasnya tidak hanya satu dua lembar, padahal buku tersebut hanya sekali dibaca atau bahkan tidak selesai dibaca.

Baca Juga: 10 Cara Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste

Jika kamu termasuk golongan yang terakhir, mengapa tidak coba baca e-book saja? Lebih ramah lingkungan, terjangkau, bahkan memungkinkan kita baca novel gratis kayak di Cabaca. Mari melakukan kegiatan menyenangkan sembari tetap sayangi lingkungan. [Lisma Laurel]