10 Cara Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste - Hari Bumi Sedunia diperingati setiap tanggal 22 April. Adanya peringatan ini supaya kita bisa meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bumi, tempat tinggal kita sekarang.

Salah satu cara untuk menjaga bumi adalah dengan cara menerapkan zero waste. Apa itu zero waste? Secara harfiah, zero waste artinya nol sampah atau bebas sampah di mana setiap produk bisa diolah kembali dan tidak ada sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Berikut merupakan cara zero waste yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Kurangi Pemakaian Item Sekali Pakai

Use less plastic. A single use plastic cup found during a beach cleanup in The Caribbean. Follow on Instagram @wildlife_by_yuri
Photo by Brian Yurasits / Unsplash

Yang dimaksud dengan item sekali pakai adalah barang-barang yang kegunaannya hanya untuk satu kali pemakaian, seperti: cup kopi, bungkus makanan ringan, dan lain sebagainya. Limbah dari barang-barang ini, disebut sebagai limbah terbesar yang sering dibuang ke tempat sampah.

2. Gunakan Kantong atau Tas Reusable

Totebag of Erika Garcia in flowers
Photo by Justin Buisson / Unsplash

Mulai sekarang, biasakan diri untuk tidak membungkus segala sesuatunya dengan kresek atau kantong plastik. Kamu juga bisa menggunakan tas belanja atau totebag yang bisa dipakai berkali-kali.

3. Jangan Memakai Botol Air Plastik

Sumber: mongabay.co.id

Membeli air mineral dalam botol plastik memang fleksibel, tapi botol plastik nantinya akan kamu buang ke tempat sampah dan botol itu memerlukan 1.000 tahun untuk dapat terdegradasi secara alami. Kamu bisa mengganti kebiasaan ini dengan membawa air dari rumah atau menggunakan benda yang bahannya bisa didaur 70-100 persen.

4. Manfaatkan Kain Perca

Sumber: pinterest.com

Kain juga merupakan limbah yang paling banyak dibuang ke tempat sampah. Untuk meminimalisasinya kamu bisa mendaur kain bekas untuk hal manfaat lainnya. Semisal, membuat tas serbaguna dari kain perca atau memanfaatkan seprai tua untuk dikonversi menjadi kain pelapis saat mendekorasi ruangan. Kamu juga bisa mendonasikan baju-baju tidak terpakai (tentunya kalau masih layak) kepada orang yang membutuhkan.

5. Berbelanja Secara Efisien

Sumber: kumparan.com

Menurut laman Best Healt Magazine, budaya modern saat ini ternyata membuat orang menyia-nyiakan 30 persen dari persediaan makanan mereka.

Jadi, mulai sekarang, berbelanjalah sesuai kebutuhan. Jujurlah kepada diri sendiri, apakah barang yang nantinya dibeli sudah mencukupi kebutuhan ataukah tidak? Karena kebanyakan orang kerapkali overbuying sehingga membeli suatu produk yang sering tidak digunakan.

Baca Juga: 10 Fakta Menarik Tentang Buku yang Wajib Diketahui Kutu Buku!

6. Daur Ulang Perabotan Lama

Sumber: rimma.co

Perabotan merupakan sampah besar. Kamu bisa mengatasi hal ini dengan memberikan perabotan lamamu (sebelum menggantinya) kepada orang membutuhkan. Atau apabila kenalanmu semuanya mampu secara ekonomi, kamu bisa meletakkan barang lamamu di luar rumah dengan tanda “bebas” di atasnya. Artinya, siapapun boleh mengambilnya atau memanfaatkannya. Nah, mudah sekali, kan? Kamu bisa berdonasi sekaligus menjaga lingkungan untuk terbebas dari sampah.

7. Manfaatkan Koran Bekas

Sumber: dekoruma.com

Koran bekas memiliki banyak sekali manfaat, seperti menjaga sayur buah agar tetap segar, mengilapkan jendela, menghilangkan bau pada wadah makanan plastik, membungkus barang pecah belah atau melapisi permukaan meja sebelum ditutup taplak meja, dan sebagainya. Banyak manfaatnya, kan? Daripada langsung dibuang, manfaatkan saja koran itu.

8. Cari Sumber Daya E-Waste

Sumber: alchetron.com

E-waste atau limbah elektronik jangan dibiarkan menumpuk di tempat pembuangan sampah karena kebanyakan barang elektronik mengandung bahan kimia yang berpotensi berbahaya. Untuk menanggulanginya, kamu bisa menjual barang-barang elektronikmu ke toko elektronik.

9. Coba Bikin Eco-Brick

Sumber: kompasiana.com

Ecobricks bisa dibilang merupakan salah satu metode kreatif untuk meminimalisasi limbah anorganik (limbah yang tidak dapat diurai atau diurai). Media sangkar yang digunakan adalah botol plastik yang diisi dengan sampah kita hingga benar-benar keras dan padat. Apalagi ternyata, satu botol plastik ukuran 600 ml dapat diisi sekitar 250 gram sampah plastik atau setara dengan 2500 lembar plastik bungkus mi instan! Dari ecobricks, kita bahkan dapat membuat kursi, meja, tembok, dan masih banyak lagi.

10. Kurangi Penggunaan Kertas dengan Baca Novel Online

Sebagian besar kertas, bahan baku pembuatannya berasal dari pohon. Maka dari itu, kamu bisa menjaga lingkungan dengan baca novel online di Cabaca.id. Platform online yang aplikasinya bisa kamu download di Play Store ini memiliki banyak genre dari penulis-penulis potensial Indonesia. Membaca novel di Cabaca, dijamin legal dan anti bajakan. [Lisma]

Baca Juga: Cara Pakai Aplikasi Zoom untuk Meeting Work From Home

Yuk install aplikasi Cabaca, kamu bisa download novel dan baca offline sesukamu!

Install aplikasi Cabaca untuk baca novel favoritmu!